Minggu, 15 Maret 2026

Dorong Pembenahan RSUD Morowali, Bupati Iksan: Pelayanan Harus Dimaksimalkan

dorong pembenahan rsud morowali bupati iksan pelayanan harus dimaksimalkan
Dorong pembenahan RSUD Morowali, Bupati Iksan Baharudin Abdullah Rauf minta pelayanan dimaksimalkan, Rabu (11/2/2026). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.id – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf dorong pembenahan RSUD Morowali dengan menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan. Penekanannya, Ia dorong pembenahan RSUD Morowali tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek pelayanan yang dirasakan langsung oleh pasien dan keluarga. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran rumah sakit bekerja lebih profesional, cepat, dan humanis dalam melayani masyarakat.

Iksan menegaskan bahwa fasilitas yang baik tidak akan berarti tanpa pelayanan maksimal. Menurutnya, masyarakat datang ke rumah sakit bersama keluarga, sehingga banyak pihak yang menilai kualitas layanan yang diberikan. Oleh sebab itu, ia mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar menjaga sikap, etika, serta responsivitas terhadap kebutuhan pasien.

“Fasilitas di RSUD Morowali ini sudah mulai bagus, tapi kalau pelayanannya tidak ditingkatkan, itu bisa jadi percuma. Karena orang datang ke rumah sakit bukan hanya satu orang, biasanya datang bersama keluarganya. Mereka semua melihat bagaimana kondisi dan pelayanan yang diberikan, jadi yang menilai itu banyak mata, bukan hanya satu atau dua,” tegas Iksan saat meninjau RSUD Morowali, Rabu (11/2/2026).

Dorong Pembenahan RSUD Morowali, Bupati Iksan Minta Manajemen Evaluasi Internal

Selain itu, ia juga meminta manajemen rumah sakit segera melakukan evaluasi internal. Ia menilai evaluasi rutin akan mempercepat perbaikan sistem kerja. Dengan demikian, setiap kekurangan dapat segera diidentifikasi dan diperbaiki secara terukur.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Morowali, Maskur, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah. Ia menyambut baik langkah dorong pembenahan RSUD Morowali yang disampaikan Bupati dan siap melakukan perubahan secara bertahap namun konsisten.

“Alhamdulillah saya diberikan kepercayaan untuk memimpin rumah sakit ini. Walaupun belum dilantik, insya Allah amanah ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Kami ingin membawa RSUD Morowali menjadi lebih baik dan membuat masyarakat merasa lebih nyaman saat mendapatkan pelayanan,” ujar Maskur.

  Sebelum Saham Mintarsih Hilang, Mahfud MD Sudah Ungkap Pencurian Saham Memang Ada

Pimpinan Manajemen RSUD Prioritaskan Peningkatan SDM

Lebih lanjut, Maskur menjelaskan bahwa ia memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia langsung menyusun program pelatihan bagi tenaga medis dan nonmedis. Dengan pelatihan tersebut, ia ingin memastikan seluruh petugas mampu memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan tepat.

“Salah satu langkah pertama yang kami lakukan adalah berkomitmen memberikan pelatihan kepada petugas-petugas kami, agar bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.

Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Morowali, manajemen optimistis dorong pembenahan RSUD Morowali akan berjalan efektif. Pemerintah daerah berharap rumah sakit tersebut tidak hanya unggul dari sisi fasilitas, tetapi juga dikenal humanis, profesional, serta mampu menjawab harapan masyarakat Morowali secara berkelanjutan. (Ghaff/Teraskabar).