Minggu, 25 Januari 2026
Daerah  

Duel Berdarah Dua Pria di Banggai Berujung Maut, Cemburu Pemicunya

Duel Berdarah Dua Pria di Banggai Berujung Maut, Cemburu Pemicunya
Pelaku duel berdarah menyerahkan ke Polsek Lamala, Rabu (17/5/2023). Foto: Istimewa

Banggai, Teraskabar.id – Seorang pria berinisial JP alias J (21) warga Desa Pondan, Kecamatan Manto, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, nekat membacok pria yang merupakan warga setempat dengan sebilah parang, Rabu (17/5/2023).

Peristiwa dugaan pembunuhan dengan korban inisial JM alis L (22) terjadi sekitar pukul 15.30 Wita.

Kasat Reskrim Polres Banggai Iptu Tio Tondy mengungkapkan, sebelum peristiwa tersebut terjadi, awalnya korban mendatangi rumah pelaku dengan emosi dikarenakan korban dengan pelaku sudah berselisih paham beberapa hari ini.

Baca jugaIstri Disukai Pria Lain, Suami di Sigi Ini Menikam Korbannya

“Setiba korban di depan rumah pelaku sambil marah-marah dan mengajak pelaku untuk berkelahi,” ujar Tio kepada awak media, Kamis (18/5/2023).

Mendengar ajakan itu, lanjut Tio, pelaku kemudian keluar dari rumahnya sambil memegang parang dan menghampiri korban dan saling berhadapan.

“Namun karena pelaku melihat korban mau mencabut pisau dari pinggangnya, pelaku pun langsung mengayungkan parang ke arah leher korban dan pisau korban terjatuh,” ujarnya.

Baca jugaDi Desa Watutau Poso, Suami Habisi Istrinya karena Cemburu

Selanjutnya korban berlari ke dalam rumah seorang warga, namun dikejar pelaku sampai ke dalam rumah warga.

“Di dalam rumah tersebut, korban dengan pelaku masih sempat berkelahi dengan cara korban menendang dan melempar kursi kepada pelaku,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pelaku yang saat itu telah tersulut emosi langsung melakukan aksinya mengayungkan parang kepada korban dengan membabi buta.

Baca jugaKarena Cemburu, Pria di Touna Ini Habisi Nyawa Kekasihnya

“Pelaku mengayungkan parang sambil menutup mata. Dan pada saat pelaku membuka matanya ia melihat korban sudah tergeletak di lantai penuh luka  serta bersimbah darah,” sebutnya.

  Aksi Donor Darah Serentak di Morowali dan Pomalaa, PT Vale Indonesia Kumpulkan 174 Kantong Darah

Usai melakukan aksinya, pelaku keluar dari dalam rumah dan berlari-lari ke rumah  Babinsa untuk meminta tolong dibawa ke Mapolsek Lamala.

“Motif pelaku melakukan perbuatannya lantaran korban yang sudah berumah tangga menjalin hubungan pacaran dengan pacar pelaku,” kata Tio.

Baca jugaBocah Perempuan di Banggai Dicabuli hingga Kemaluannya Berdarah

Jenazah korban kemudian dilakukan otoupsi luar oleh medis. Barang bukti yang diamankan yakni sebilah parang panjang berlumuran darah yang digunakan pelaku dan sebilah badik yang digunakan korban.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Banggai guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata. (teraskabar)