Morowali, Teraskabar.id – Gelaran IBR Fest 2026 menghidupkan denyut UMKM Morowali, pelaksanaan dilakukan di Taman Kota kompleks perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, mulai 18 Februari hingga 14 Maret 2026. Kegiatan ini menghadirkan ruang jual beli yang tertata, nyaman, dan ramai pengunjung. Selain itu, panitia menghadirkan konsep terpadu yang memadukan ekonomi rakyat dan nuansa religius Ramadhan.
Inisiatif Nyata untuk UMKM Lokal
Organisasi Iksan Bersama Rakyat (IBR) menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha kecil. Mereka merespons tantangan pemasaran yang selama ini membatasi jangkauan UMKM lokal. Oleh karena itu, panitia membuka akses lebih luas agar pelaku usaha dapat bertemu langsung dengan konsumen.
Ketua panitia, Asfar, menjelaskan bahwa ide kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi UMKM yang kesulitan memperluas pasar. Ia menegaskan bahwa banyak produk lokal memiliki kualitas baik. Namun demikian, pelaku usaha membutuhkan wadah promosi yang efektif dan terorganisir.
“Kami melihat potensi besar pada UMKM lokal. Karena itu, kami menghadirkan pasar ini sebagai jembatan antara penjual dan pembeli agar omzet mereka meningkat selama bulan suci,” ujar Asfar, Senin (16/2/2026).
Gelaran IBR Fest 2026 dengan Rangkaian Kegiatan Semarak dan Edukatif
Selanjutnya, panitia mengemas kegiatan tersebut dalam tema Merajut Kebersamaan, Menggerakkan Ekonomi dan Menyemarakkan Ramadhan. Dengan demikian, masyarakat memiliki waktu yang cukup panjang untuk berpartisipasi dan menikmati rangkaian kegiatan.
Panitia tidak hanya membuka lapak UMKM dan kuliner takjil. Sebaliknya, mereka juga menghadirkan mini stage hiburan, tausiah, lomba da’i cilik, serta berbagai kegiatan islami yang edukatif. Bahkan, panitia menyediakan panggung, sistem suara, meja, kursi, dan perlengkapan pendukung lainnya agar pelaku usaha dapat berjualan secara maksimal.
Lebih lanjut, gelaran IBR Fest 2026 menciptakan pusat takjil yang tertata rapi dan ramah keluarga. Pengunjung dapat berbelanja sekaligus menikmati suasana religius yang hangat. Dengan konsep tersebut, panitia mendorong terciptanya ruang interaksi sosial yang sehat dan produktif.
Gelaran IBR Fest 2026, Apresiasi Bupati Perkuat Semangat
Sementara itu, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai inisiatif tersebut mampu mendorong kemajuan daerah secara nyata.
“Inisiatif positif seperti inilah yang saya yakin dapat mendorong kemajuan daerah kita. Salut,” tegas Iksan.
Dukungan tersebut memperkuat semangat panitia. Karena itu, gelaran IBR Fest 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan aktivitas ekonomi, tetapi juga membangun kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Menuju Agenda Tahunan Berskala Lebih Besar
Ke depan, IBR berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan. Mereka bahkan berkomitmen memperluas skala dan menambah jumlah peserta UMKM. Dengan langkah tersebut, gelaran IBR Fest 2026 berpotensi menjadi ikon ekonomi kreatif Morowali.
Akhirnya, kegiatan ini membuktikan bahwa Ramadhan tidak hanya menguatkan spiritualitas, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat secara berkelanjutan. (Ghaff/Teraskabar).






