Morowali, Teraskabar.id – Kabar politik Morowali kembali menghangat. Iksan Baharudin Abdul Rauf resmi memimpin Partai Golkar tingkat kabupaten. Informasi Iksan jadi Ketua Golkar langsung menyedot perhatian publik dan memicu beragam respons dari organisasi masyarakat.
Momentum ini menandai fase baru konsolidasi politik lokal setelah Iksan jadi Ketua Golkar Morowali melalui Musyawarah Daerah VI.
Musda VI Partai Golkar Kabupaten Morowali berlangsung pada Minggu (28/12/2025).
Forum ini berjalan dinamis dan menghasilkan keputusan bulat. Peserta Musda sepakat menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Bupati Morowali tersebut. Keputusan itu mempertegas posisi Iksan dalam peta kekuatan politik daerah.
Iksan Jadi Ketua Golkar Morowali, Laskar To Boengkoe Beri Apresiasi Terbuka
Ucapan selamat datang dari berbagai pihak. Laskar To Boengkoe termasuk organisasi yang menyampaikan sikap resmi. Ketua Umum Laskar To Boengkoe, H. Aksa Ishak Asira, menyampaikan pernyataan pers tak lama setelah Musda berakhir.
H. Aksa menyebut kemenangan ini sebagai amanah besar. Ia menilai Iksan jadi Ketua Golkar Morowali sebagai momentum strategis untuk menyatukan kekuatan politik dan sosial.
Menurutnya, Golkar membutuhkan kepemimpinan yang tegas, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi pasca-Musda.
Lebih lanjut, H. Aksa mendorong Golkar Morowali agar aktif menyerap aspirasi publik. Ia berharap kepemimpinan baru membuka ruang dialog yang luas.
Partai, menurutnya, harus hadir sebagai jembatan kepentingan rakyat dan pemerintah.
Ia juga melihat posisi Iksan sebagai kepala daerah memberi nilai tambah.
Sinergi antara struktur partai dan pemerintahan dapat mempercepat pembangunan. Namun, ia mengingatkan agar prinsip demokrasi tetap dijaga. Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi fondasi kerja politik.
Dalam konteks ini, Iksan jadi Ketua Golkar dinilai membawa harapan baru bagi regenerasi kader. Laskar To Boengkoe berharap Golkar melahirkan figur-figur muda yang berintegritas. Organisasi tersebut juga mendorong partai berkontribusi menjaga stabilitas daerah.
Dinamika Politik Morowali ke Depan
Terpilihnya Iksan diyakini memengaruhi arah politik Morowali. Banyak pihak memprediksi konsolidasi Golkar akan semakin kuat. Mesin partai diperkirakan bergerak lebih rapi menghadapi agenda politik mendatang.
Aksa Ishak menilai keputusan Musda mencerminkan kebutuhan stabilitas. Golkar memilih figur dengan basis kekuasaan. Dengan demikian, Iksan jadi Ketua Golkar Morowali bukan sekadar pergantian struktural, melainkan langkah strategis bagi Partai Golkar dalam menjaga kesinambungan politik dan pembangunan daerah. (Ghaff/Teraskabar).






