Palu, Teraskabar.id – Jumlah penduduk miskin di Kota Palu cenderung fluktuatif kurun waktu Maret 2019 hingga Maret 2023. Sempat Sempat melonjak drastis pada 2020, kembali menurun pada rentang 2021-2022, lantas bertambah jumlahnya pada 2023.
Berdasarkan laporan BPS Kota Palu yang dirilis awal bulan November 2023 ini, jumlah penduduk miskin Kota Palu pada Maret 2023 sebanyak 26.830 jiwa. Sedangkan pada Maret 2022, jumlah penduduk miskin Kota Palu sebanyak 26.750 jiwa atau bertambah 80 orang.
“Jumlah penduduk miskin Kota Palu bertambah namun pertambahannya relative kecil,” kata Kepala BPS Kota Palu, G. A. Nasser pada laporan BPS yang diliris awal bulan November 2023.
Baca juga: Kemiskinan Meningkat di 30 Provinsi, Sulteng Menurun
Jumlah penduduk miskin Kota Palu kata Nasser, sempat melonjak drastis, mencapai 26.890 jiwa pada Maret 2020, dari sebelumnya sebanyak 26.620 jiwa pada Maret 2019 atau terjadi pertambahan 270 jiwa.
Setelah itu, secara perlahan jumlahnya menurun dari 26.890 jiwa pada Maret 2020 menjadi 26.800 jiwa pada Maret 2021 atau berkurang 90 jiwa. Selanjutnya 26.750 jiwa pada Maret 2022, berkurang 50 jiwa. Lantas bertambah 80 orang di periode Maret 2023 ini.
Namun secara persentase kata Nasser, tingkat kemiskinan di Kota Palu terus mengalami penurunan. Sempat mengalami kenaikan dari 6,80 persen pada 2020 menjadi 7,17 persen pada 2021 akibat pandemi Covid-19. Namun setelah itu kembali menurun menjadi 6,63 persen pada 2022 hingga 6,56 persen pada Maret 2023 ini.
Baca juga: Kemiskinan di Sulteng, Donggala Masih Tertinggi
Ia menambahkan, dari sisi persentase, penduduk miskin di Kota Palu sebesar 6,56 persen merupakan yang paling rendah dibanding kabupaten lain di Sulawesi Tengah, disusul Kabupaten Banggai sebesar 6,94 persen.
Menurutnya, daerah dengan persentase penduduk miskin paling tinggi adalah Kabupaten Morowali Utara yaitu 26,83 persen, diikuti Tojo Una Una sebesar 16,74 persen dan Donggala 16,25 persen. “Selain dua daerah ini, Morowali Utara dan Tojo Una Una, persentase penduduk miskinnya di atas 12 persen,” ujarnya.
Secara absolut, jumlah penduduk miskin Kota Palu sebanyak 26,83 ribu orang adalah tertinggi ketujuh dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terbesar adalah Kabupaten Parigi Moutong. Sedangkan yang paling kecil adalah Kabupaten Banggai Laut.
Baca juga: Penduduk Miskin di Sulteng Bertambah Ribuan Jiwa
Adapun faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan kota Palu pada Maret 2023, di antaranya;
Pertama, Inflasi year on year (Maret 2022-Maret 2023) sebesar 4,94 persen.
Kedua, Kenaikan upah padat karya Kota Palu pada Bulan Januari 2023 dari Rp 500 ribu, menjadi Rp750 ribu.
Ketiga, Kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok masyarakat di bulan Februari-Maret 2023, di antaranya beras, cabai, hingga minyak goreng.
Keempat, Jumlah pengangguran di Kota Palu pada bulan Agustus 2022 turun menjadi 12.482 orang, dibandingkan Agustus 2021 yang sebesar 15.306 orang.
Kelima, Persentase penduduk 5 tahun ke atas dengan status migran risen di Kota Palu sebesar 7,82 persen. (teraskabar)






