Jumat, 16 Oktober 2026
Home, News  

Konferensi ke-48 HMI MPO Cabang Palu Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Hadir Langsung

Konferensi ke-48 HMI MPO Cabang Palu Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Hadir Langsung
Ketua HMI MPO Cabang Palu, Ahmad Rahim. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Konferensi Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Palu ke-48 resmi dibuka dengan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Kehadiran Gubernur menjadi bentuk perhatian terhadap dinamika organisasi kemahasiswaan serta keberlangsungan proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan HMI MPO Cabang Palu.

Ketua Umum HMI MPO Cabang Palu, Ahmad Rahim, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tengah atas kesediaannya menghadiri pembukaan konferensi tersebut di tengah padatnya agenda pemerintahan.

Ahmad Rahim menilai kehadiran Gubernur merupakan bentuk penghargaan yang berarti bagi kader HMI MPO Cabang Palu dalam menyelenggarakan agenda organisasi yang menjadi bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., yang di tengah kesibukan dan padatnya agenda beliau masih menyempatkan waktu untuk hadir bersama kami dalam pembukaan Konferensi HMI MPO Cabang Palu ke-48,” ujar Ahmad Rahim.

Konferensi ke-48 HMI MPO Bukan Sekadar Agenda Rutin

Ia menjelaskan bahwa konferensi tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta memperkuat komitmen kader dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Menurutnya, HMI MPO Cabang Palu saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk krisis dan kemunduran dalam dinamika kehidupan organisasi. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan untuk beradaptasi, berbenah, dan menyelaraskan gerak organisasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangan HMI.

Ahmad Rahim berharap, melalui konferensi ini, HMI MPO Cabang Palu dapat terus menjaga eksistensi organisasi, memperkuat solidaritas antarkader, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan zaman.

  Usai Retret Kepemimpinan di Magelang, Ini Jadwal Gubernur Anwar Hafid Setiba di Palu

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rahim, atas nama pribadi dan seluruh jajaran pengurus HMI MPO Cabang Palu, juga menyampaikan permohonan maaf kepada para senior HMI, kanda dan yunda, apabila selama menjalankan amanah kepengurusan terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Permohonan maaf yang sama turut disampaikan kepada seluruh lembaga yang tergabung dalam kelompok Cipayung serta organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan (OKP) yang selama ini telah berjalan bersama HMI MPO Cabang Palu dalam berbagai gerakan sosial.

Menurutnya, hubungan baik, persaudaraan, dan semangat kolaborasi yang telah terbangun selama ini merupakan bagian penting dari perjalanan organisasi yang harus terus dijaga dan diperkuat.

Dalam pesan reflektifnya kepada seluruh kader, Ahmad Rahim menyampaikan sebuah analogi tentang perjalanan hidup dan pilihan jalan masing-masing kader setelah berproses di HMI.

“Suatu saat nanti, mungkin di antara kita akan ada yang menjadi seperti hiu yang berenang menguasai lautan. Mungkin ada yang menjadi seperti singa, sang raja hutan. Dan mungkin ada pula yang menjadi seperti burung yang terbang bebas di angkasa. Namun, ada satu hal yang tidak boleh kita lupakan, bahwa kita pernah berada di tempat yang sama, berproses dan ditempa dalam satu wadah perjuangan, yaitu Himpunan Mahasiswa Islam,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perbedaan jalan pengabdian dan pencapaian di masa depan tidak seharusnya menghilangkan ikatan persaudaraan serta nilai-nilai perjuangan yang telah dibangun selama berproses di HMI.

Mengakhiri penyampaiannya, Ahmad Rahim menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan HMI MPO Cabang Palu harus tetap menjaga keberlangsungan organisasi, terutama dalam menjalankan proses perkaderan.

Ia menekankan bahwa berbagai persoalan, dinamika internal, maupun tantangan eksternal tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan proses pembinaan kader.

  Inflasi Sulteng Masih Masuk 5 Besar Nasional, Fokus Antisipasi Harga Beras

“Siapa pun yang akan menjadi penyambung tongkat estafet kepemimpinan, apa pun persoalan yang dihadapi dan bagaimana pun dinamika yang terjadi, perkaderan harus tetap berjalan. Sebab, jantung HMI ada pada perkaderan,” tegas Ahmad Rahim.

Melalui pelaksanaan Konferensi HMI MPO Cabang Palu ke-48, diharapkan lahir kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan perjuangan organisasi, memperkuat kualitas kader, serta menjaga eksistensi HMI sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten dalam menjalankan peran keumatan dan kebangsaan. (***/red)