KPU Hadirkan Ketua KI Sulteng Sebagai Narasumber di Rakor Penguatan PPID

Palu, Teraskabar.idKomisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menghadirkan Ketua Komisi Informasi (KI) Sulawesi Tengah H. Abbas. H.A. Rahim, sebagai narasumber dalam rapat koordinasi penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dan Aplikasi Sistem Partisipasi Masyarakat (SIPARMAS) dalam pelayanan informasi publik dan klasifikasi dokumen pada tahapan pilkada serentak tahun 2024.

H. Abbas Rahim dalam materinya pada kegiatan yang dilaksanakan di Santika Hotel, Rabu, ( 3/7/2024), menegaskan, pentingnya penyelenggara negara termasuk KPU provinsi dan KPU kabupaten/ kota untuk menerapkan dan menjalankan undang-undang keterbukaan Informas Publik.

Baca jugaKI Sulteng Surati PPID Desa Jalankan Keterbukaan Informasi Publik 

Menurut Abbas, KPU sebagai penyelenggara pemilukada wajib memenuhi beberapa indikator pelayanan, pendokumentasian informasi publik. Di antaranya, memastikan ketersediaan informasi publik, berupa informasi berkala, tersedia setiap saat, serta merta dan daftar informasi dikecualikan.

Disamping itu kata Abbas, KPU juga menyiapkan sarana dan prasarana kelembagaan, termasuk struktural pelaksana layanan informasi. Seperti, atasan PPID, PPID dan PPID Pelaksana, tim pertimbangan, dan petugas layanan.

Baca jugaKadis Kominfo Santik Terima Audiensi KI Sulteng

Selain itu, lembaga publik termasuk KPU, juga memiliki SOP, website resmi dalam menyampaikan mekanisme pengelolaan permohonan dan keberatan informasi publik.

Abbas juga mendukung sepenuhnya keberadaan aplikasi KPU yang menunjang keterbukaan informasi publik pemilukada.

“Dengan adanya aplikasi Sistem Informasi Partisipasi Masyarakat (Siparmas) ini memberikan akses pendidikan, sosialisasi kepada masyarakat, dan media,”kata Abbas.

Baca juga: Wujudkan Keterbukaan Informasi, KI Sulteng Sinergi BPJS Cabang Palu

Pada kesempatan itu, Ketua KI Sulteng menyampaikan terimakasih kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota atas integritasnya dalam penyelenggaraan Pemilu di Sulteng secara terbuka, hal itu dibuktikan dengan tidak adanya pengaduan atau gugatan terkait sengketa informasi pemilu di KI Sulteng. (red/teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *