Pada kesempatan itu, Kadis Pendidikan Provinsi juga menjelaskan bahwa kehadiran Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI), seyogyanya dapat memberikan harapan dan perhatian yang besar untuk anak-anak yang berada di pelosok, dalam mengenyam pendidikan anak usia dini, yang relatif murah serta terjangkau secara finansial.
Baca juga : Kini SMA/SMK Gratis, Pemprov Sulteng Kucurkan Rp70 Miliar Pengganti Pungutan Sekolah
Melalui kemitraan yang telah dibangun bersama oleh seluruh pemangku kepentingan, lembaga pendidikan terkait utamanya Dinas Pendidikan demikian juga dengan Lembaga sosial terutama dengan Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga yang memiliki misi sosial dengan kelembagaan yang menjangkau sampai ke lapisan masyarakat terendah.
“Diharapkan dapat menghasilkan beberapa terobosan dan solusi cerdas terhadap pelaksanaan pendidikan anak usia dini, terutama wilayah pelosok pedesaan dalam rangka mempercepat realisasi penciptaan dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” kata Yudiawati dalam sambutannya.
Baca juga : Gubernur Sulteng Imbau, Awal Januari 2022 Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
Selanjutnya, Kadis Pendidikan Provinsi menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada GOPTKI. Ia berharap, dalam menjalankan perannya sebagai penyelenggara pendidikan anak usia dini dapat melahirkan generasi bangsa yang berkualitas dan bermartabat yang memiliki kepribadian serta jati diri.
Terakhir, Yudiawati Vidiana menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya Konferda V GOPTKI dan seluruh peserta.
“Selamat mengikuti Konferda GOPTKI semoga menghasilkan keputusan- keputusan efektif yang dapat meningkatkan pelayanan Pendidikan anak usia dini demi terciptanya generasi emas,” ujarnya. (teraskabar)







