Senin, 4 Mei 2026

Pendukung Genosida, Trump Gagal Peroleh Hadiah Nobel Perdamaian

Pendukung Genosida, Trump Gagal Peroleh Hadiah Nobel Perdamaian
Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa

Teraskabar.id– Presiden AS Donald Trump, pendukung genosida Israel di Gaza, belum dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian bergengsi untuk tahun 2025, meskipun telah lama dan secara terbuka mendambakan penghargaan tersebut.

Beberapa sekutu AS, termasuk Israel, telah menominasikan Trump untuk penghargaan tahunan tersebut karena menjadi perantara perjanjian damai atau gencatan senjata. Trump sendiri mengatakan bahwa ia pantas menerima penghargaan dari Norwegia yang diterima oleh empat pendahulu Gedung Putih.

Hadiah Nobel Perdamaian telah dianugerahkan di Institut Nobel Norwegiadi Oslo kepada politisi oposisi Venezuela, Maria Corina Machado.

“Beliau menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas kerja kerasnya yang tak kenal lelah dalam memperjuangkan hak-hak demokrasi bagi rakyat Venezuela, dan atas perjuangannya untuk mencapai transisi yang adil dan damai dari kediktatoran menuju demokrasi,” demikian pernyataan komite dalam pengumuman tersebut.

Gedung Putih menanggapi, dengan direktur komunikasi Steven Cheung mengatakan anggota “Komite Nobel membuktikan bahwa mereka mengutamakan politik daripada perdamaian” karena mereka tidak mengakui Trump.

“Dia memiliki hati seorang humanitarian, dan tidak akan pernah ada orang seperti dia yang dapat menggerakkan gunung dengan kekuatan tekadnya,” tulis Cheung di media sosial. (qudsN/red/teraskabar)

  Aidan Alexander Dibebaskan karena Paspor AS Dianggap Penghinaan bagi Israel