Minggu, 15 Maret 2026

Pengendalian Hama Tikus Massal di Harapan Jaya Morowali

pengendalian hama tikus massal di harapan jaya morowali
Pengendalian hama tikus massal di Harapan Jaya, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Rabu (18/2/2026). Foto: Dokist

Morowali, Teraskabar.id– Program pengendalian hama tikus massal digelar di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, pada Rabu (18/2/2026). Kegiatan pengendalian hama tikus massal ini melibatkan Kepala Desa Harapan Jaya Muryanto, Kepala BPP Bumi Raya Porwanto, serta penyuluh pertanian desa se-Kecamatan Bumi Raya.

Mereka memimpin langsung gerakan lapangan untuk menekan serangan tikus di area persawahan petani.

Kepala Desa Harapan Jaya, Muryanto menyampaikan kepada petani untuk bergerak serentak agar hasil pengendalian lebih efektif. Selain itu, ia meminta petani tidak bergerak sendiri-sendiri. Ia menilai kekompakan menjadi kunci utama keberhasilan gerakan tersebut.

Sementara itu, Kepala BPP Bumi Raya, Porwanto menjelaskan teknis pelaksanaan di lapangan. Ia mengarahkan petani menggunakan metode terpadu dan terjadwal. Ia juga memastikan penyuluh mendampingi petani selama proses berlangsung. Dengan demikian, pengendalian berjalan aman, terukur, dan tepat sasaran.

Pengendalian Hama Tikus Massal: Jadwal Tanam Harus Seragam

Lebih lanjut, Porwanto menegaskan bahwa pengendalian hama tikus harus dilakukan secara bersama-sama. Menurutnya, langkah kolektif akan memutus siklus perkembangbiakan tikus secara signifikan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh petani mematuhi jadwal yang telah disepakati.

Selain fokus pada pengendalian, juga membahas pola tanam dengan menyusun jadwal tanam secara seragam. Ia menekankan bahwa keseragaman waktu tanam akan mengurangi potensi serangan hama. Bahkan, ia mendorong kelompok tani rutin berkoordinasi dengan penyuluh pertanian.

Tegaskan Larangan Alih Fungsi Lahan

Di sisi lain, Kepala BPP Bumi Raya mengingatkan pentingnya menjaga lahan sawah. Ia melarang alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan sawit. Ia menegaskan bahwa aturan pemerintah melindungi lahan pangan berkelanjutan. Karena itu, ia meminta petani tidak mengubah fungsi sawah demi kepentingan jangka pendek.

  Puluhan Honorer Dinas Perikanan Donggala Ikut Pelatihan Hadapi Ujian PPPK

Selanjutnya, pemerintah desa menegaskan komitmen menjaga ketahanan pangan lokal. Muryanto menyatakan bahwa pengendalian hama tikus massal akan terus dilakukan secara berkala. Ia juga memastikan pemerintah desa akan mendukung kebutuhan petani.

Dengan langkah terkoordinasi, pemerintah desa dan BPP Bumi Raya optimistis produksi padi meningkat. Mereka percaya pengendalian hama tikus mampu menjaga stabilitas hasil panen sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. (Ghaff/Teraskabar).