Pria Tawarkan Pacarnya Melalui MiChat di Palu, Sekali Kencan Rp350 Ribu

Palu, Teraskabar.id – Seorang pria inisial AH diciduk Tim Gabungan Satreskrim di salah satu hotel di Jalan Sis Aljufri, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (13/6/2023). Pria tersebut diamankan aparat kepolisian karena dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau eksploitasi yang melibatkan perempuan untuk bekerja sebagai pekerja seksual melalui aplikasi MiChat.

“Belakangan diketahui pria inisial AH mengeksploitasi perempuan yang tak lain adalah pacarnya sendiri,” kata Kapolresta Palu Kombes Pol Barliansyah, S.IK didampingi Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand E. Numbery S.IK, MH  pada press reales di Mapolresta Palu, Jumat (16/6/2023).

Baca jugaMengunggah Foto Syur Pacarnya di Medsos, Pria Ini Dikerangkeng

Pengungkapan kasus tersebut kata Kapolresta, berawal dari informasi masyarakat, bahwa di salah satu hotel Jalan Sis Aljufri Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, sering terjadi  tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan perempuan untuk bekerja sebagai pekerja seksual melalui aplikasi MiChat tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Gabungan Satreskrim yang terdiri dari  Tim Unit Resmob/Jatanras bersama dengan Tim Unit Krimsus/Tipidter melakukan penyelidikan pada Selasa (13/6/2023) sekitar pukul 00.00 Wita. Penyelidikan menggunakan metode undercover, yaitu salah seorang ditugaskan sebagai Cepu untuk  menghubungi pemilik akun Mila Mozza yang sering menawarkan perempuan open BO melalui aplikasi MiChat yang beroperasi di salah satu hotel di Jalan Sis Aljufri Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Nilai bayaran sekali kencan sebesar Rp350 ribu, sudah termasuk dengan kamarnya.

Baca jugaDua Mahasiswa di Palu Ditangkap Gegara Pesan Ganja 783 Gram dari Medan

Saat orang yang ditugaskan sebagai Cepu tiba di hotel yang dituju, dari kamar yang telah ditentukan terlihat seorang pria inisial AH keluar kamar tersebut dan menunggu di depan kamar.

Tak lama kemudian Tim Gabungan Satreskrim Polresta Palu yang tiba di lokasi, segera mengamankan pria inisial AH  yang sedang menunggu di depan kamar.

Hasil interogasi, AH mengaku bahwa perempuan inisial DT yang ada di dalam kamar bersama Cepu atau  orang yang ditugaskan memastikan TPPO tersebut adalah pacarnya. Perempuan inisial DT telah dipasarkan atau ditawarkan ke pria hidung belang sebagai open BO alias pelacuran melalui aplikasi MiChat.

Baca jugaIRT Tawarkan Investasi Keuntungan 50% ke Tetangga, Korban Rugi Rp43 Juta

Saat perempuan DT diinterogasi oleh Tim Gabungan Satreskrim, membenarkan keterangan pria AH.

Akhirnya pria bersama pacarnya tersebut dibawa ke Mapolresta Palu bersama barang bukti untuk proses lebih lanjut.

Kapolres Palu Kombes Pol Barliansyah, S.I.K, MH dengan tegas mengatakan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut dan akan diproses sesuai dengan hukum serta perundang-undangan yang berlaku.

Untuk tersangka inisial AH diterapkan Pasal 296 KUHAP dan/atau Pasal 506 KUHAP dengan ancaman hukuman satu tahun sampai satu tahun 4 bulan.

Baca jugaAkhmad Rofiq Tegaskan Perindo Tawarkan Politik Persatuan dan Kesejahteraan

“Saat ini tersangka AH telah dilakukan penahanan di Rutan Polresta Palu untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Barliansyah.

Kapolresta berharap,  dengan adanya penangkapan kasus TPPO yang dilakukan Polresta Palu ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan yang ada di kota Palu.

Ia juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Palu agar ikut berperan aktif membantu pihak kepolisian di Kota Palu dengan cara apabila mengetahui ataupun melihat adanya tindak pidana agar segera dilaporkan atau segera informasikan ke kantor kepolisian terdekat atau bisa langsung ke Polresta Palu. (teraskabar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *