Donggala, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten Donggalaberkomitmen penuh terhadap pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Donggala.
Selain pelayanan publik di sektor kesehatan dan pendidikan, Vera Laruni-Taufik Burhan dalam program 100 hari kerjanya juga akan fokus pada rehabilitasi Masjid dan mencetak Hafiz/Hafizah di masing-masing Desa di Kabupaten Donggala.
Pemberian beasiswa Hafiz Quran merupakan program yang akan diluncurkan Bupati Vera Laruni dan Taufik Burhan di 100 hari kerja dalam menunjang pendidikan karakter di Masyarakat.
Vera Laruni mengungkapkan, program ini merupakan bentuk dari keseriusan pemerintah Donggala dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual melainkan cerdas secara moral.
“Saya ingin di setiap Desa di Kabupaten Donggala punya generasi penghafal Al-Quran,” ujar Bupati Donggala.
“Di program 100 hari kerja, kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi bagaimana moralitasnya juga terbentuk dengan baik, itu bisa kita wujudkan melalui program beasiswa penghafal Quran yang akan kami programkan,” tambahnya.
“Dalam pelaksanaannya nanti, pemerintah Donggala akan bekerja sama dengan Alkhairaat,” jelas Vera Laruni.
“Nanti kalau kita sudah bisa melahirkan generasi penghafal Quran di setiap Desa, semua Imam-Imam Masjid nantinya di isi anak-anak muda, kita pasti bangga punya generasi yang punya karakter,” tutur Vera Laruni.
Selain melahirkan generasi penghafal Quran, Vera Laruni dan Taufik Burhan juga akan fokus pada program rehabilitasi Masjid di 15 Kecamatan di Kabupaten Donggala.
“Saya ingin ada Masjid Jami besar di masing-masing Kecamatan, Nanti kita akan rehab Masjid yang sudah ditetapkan di masing-masing Kecamatan, jadi satu Kecamatan satu Masjid Jami besar,” ucap Bupati Donggala.
“Kita juga tidak sekedar merehab bangunannya, nanti kita tambah ruang di areal Masjid sebagai tempat beraktifitas anak-anak remaja Masjid, terangnya.
“Masjid yang sudah ditetapkan di 15 Kecamatan akan kita rehab menjadi satu model yang sama, biar bisa menjadi ikon dan identitas Kabupaten Donggala”.
“Saya berharap dukungan dari semua pihak, utamanya Masyarakat Kabupaten Donggala agar semua program yang kita rencanakan dalam 100 hari kerja bisa terealisasikan,” tutup Vera Laruni. (red/teraskabar)






