Sabtu, 25 April 2026
Home, News  

Rektor UIN Datokarama Lega Ada BERANI Cerdas, Kuliah Dijamin Gubernur Sulteng

Rektor UIN Datokarama Lega Ada BERANI Cerdas, Kuliah Dijamin Gubernur Sulteng

Palu, Teraskabar.id – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Profesor Lukman Thahir dalam pesan almamaternya pada Wisuda ke-44 UIN Datokarama Palu menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Gubernur Sulteng, Anwar Hafid terhadap dunia pendidikan.

Ia mengaku terharu dengan kepedulian Gubernur Anwar Hafid yang tidak hanya datang memberi sambutan, tapi ikut memperjuangkan masa depan mahasiswa secara langsung.

“BERANI Cerdas memberi kelegaan bagi kami. Kini kami bisa yakinkan orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke UIN tanpa ragu. Karena ada Pak Gubernur yang menjamin, tidak ada anak miskin yang tidak bisa kuliah,” kata Rektor Lukman Thahir, Sabtu (26/7/2025).

Profesor Lukman Thahir mengatakan bahwa, dalam proses pembelajaran, UIN Datokarama menekankan pada tiga aspek meliputi, afeksi, kognitif, dan psikomotorik.

Afeksi menjadi dimensi pertama dalam implementasi pembelajaran sebagai tindak lanjut dari kurikulum, yang menekankan pada aspek kejujuran, empati, dan pantang menyerah.

Profesor Lukman Thahir berpesan agar para wisudawan dapat mengabdikan dirinya kepada negeri dengan bekal ilmu pengetahuan yang didapat selama ini.

“Saya percaya, para wisudawan dan wisudawati yang diwisuda hari ini, dengan bekal ilmu dan akhlak serta skill yang mereka dapati di kampus ini, mereka siap mengabdikan dirinya untuk agama, bangsa, dan negara,” ungkapnya.

Ia menambahkan, para wisudawan dan wisudawati juga perlu menggunakan invisible power dalam menghadapi realitas hidup di masyarakat.

Para wisudawan dan wisudawati, harus mampu melawan rasa takut, sedih, pesimis, merasa tidak bisa. Sebaliknya, harus kedepankan sikap positif, percaya diri, optimis, dan merasa bahagia.

Kepada wisudawan dan wisudawati, Rektor juga menekankan pentingnya menjaga kejujuran dan akhlak di tengah dunia yang semakin kompleks. Ia mengisahkan pengalaman seorang mahasiswi Asia di Paris yang gagal mendapat pekerjaan karena catatan ketidakjujurannya dalam menggunakan transportasi umum.

  Wacana Meniadakan Honorer, Jumlah Pengangguran Sulteng Bakal Meroket

“Sepintar apapun Anda, kalau akhlaknya rusak, ilmunya tidak berguna. Tapi kalau Anda jujur, Allah akan bukakan jalan. Itu yang saya tanamkan kepada para lulusan hari ini,” tegas Rektor.

Rektor juga menyampaikan alasan digelarnya wisuda di bulan Juli, sebagai bentuk antisipasi lonjakan jumlah peserta pada wisuda Oktober mendatang yang diperkirakan mencapai 1.600 orang. Menurutnya, hal ini semata untuk memastikan orang tua tetap bisa hadir dan menyaksikan langsung momen kelulusan anak-anak mereka.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Lukman menyampaikan bahwa UIN Datokarama tengah membangun dan mengembangkan infrastruktur kampus. Ia menyebut Gubernur telah menyerahkan lahan seluas 5.515 meter persegi, dan berharap sisa lahan lainnya segera direalisasikan. Menurutnya, dukungan Gubernur terhadap pengembangan kampus sangat nyata dan tulus.

“Pak Gubernur ini tidak perlu banyak janji. Bahkan dari senyumnya saja, saya tahu beliau setuju dan siap bantu. Beliau selalu hadir, selalu peduli,” ungkap Rektor, disambut tepuk tangan hadirin.

Terakhir Profesor Lukman menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Direktur Pendidikan Tinggi Bappenas Endang Sulastri, yang telah bersedia hadir pada wisuda Ke 44 UIN Datokarama.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi dan IPTEK Bappenas RI, Endang Sulastri, S.Sos., MPP, yang membawakan orasi ilmiah, memuji langkah-langkah strategis Gubernur dalam membangun pendidikan di Sulawesi Tengah. Ia menyebut bahwa wilayah ini bukan lagi halaman belakang pembangunan nasional, melainkan titik tolak pertumbuhan ekonomi dan peradaban.

“Apa yang dilakukan Gubernur Anwar Hafid membuktikan bahwa daerah bisa memimpin transformasi. Sulteng kini menjadi simpul penting Nusantara,” ujarnya. (red/teraskabar)