Minggu, 26 April 2026

Ribuan Pengawas TPS Siap Awasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024 di Parimo

Ribuan Pengawas TPS Siap Awasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024 di Parimo
Ketua Bawaslu Parigi Moutong, Muhamad Rizal didampingi komisioner lainnya memeriksa peserta apel siaga. Foto: Istimewa

Parimo, Teraskabar.id – Sebanyak 1.360 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kabupaten Parigi Moutong siap mengawasi pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2024.

Ribuan Pengawas TPS ini hadir pada kegiatan apel siaga persiapan pengawasan masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara dalam rangka Pemilu serentak 2024.

Apel yang dipimpin Ketua Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong itu, diikuti ribuan pengawas tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa, berlangsung di halaman Kantor Bupati, Jumat (9/2/2023).

Baca jugaPersiapan Saksi TPS Pemilu 2024, Nasdem Sulteng Seleksi Calon KSN Donggala

Ketua Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong, Muhamad Rizal mengimbau masyarakat yang memiliki hak pilih dapat memberikan hak pilihnya di Tempat Pemunhutan Suara (TPS).

Oleh karena itu, tahapan masa tenang termasuk pembersihan perangkat atau Alat Peraga Kampanye (APK) tindakan politik dimasa tenang yang dindikasikan memberdayakan sumber daya manusia.

Berupa jasa atau aktivitas kegiatan secara sembunyi sembunyi, ini merupakan tugas Bawaslu sebagai pengawas untuk mengawasinya.” Dimasa tenang hingga voting day kami akan melakukan patroli pengawasan,” tandasnya.

Baca juga: Satgas Pangan Awasi Distribusi Minyak Goreng Dugaan Penimbunan CV AJ

Menurutnya, pendistribusian logistik diawasi mulai dari Kecamatan hingga ke tingkat desa. Sebagaimana pengawasan yang dipastikan tepat perencanaan, tepat waktu, tepat jenis, tepat jumlah, tepat sasaran, dan tepat prosedur sesuai dengan perundang undangan yang berlaku.

Pada kesempatan itu, ia mengingatkan  pentingnya keadilan dan netralitas dalam menjalankan tugas pengawasan Pemilu.

Sebab, dalam waktu empat hari kedepan para pengawas Pemilu harus membuktikan diri sebagai penjaga keadilan dan kejujuran dalam pelaksanaan Pemilu nantinya.

“Menjaga demokrasi adalah tugas suci yang harus dijalankan dengan hati hati ,” ujarnya.

  Ketua KPU Tolitoli Bantah Tolak Berkas Bapaslon Gunardi - Hamzah

Ia menegaskan, Bawaslu dibentuk untuk memastikan Pemilu berjalan jujur dan adil dengan menolak politik uang dan kampanye hitam yang dapat merusak proses jalanya penyelenggaraan Pemilu.

Baca jugaPencetakan Surat Suara Dimulai, Bawaslu Sulteng Awasi Langsung Proses Produksinya

“Olehnya, melalui momentum kebersamaan kita hari ini kami sampaikan bahwa membangun sinergitas dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan Pemilu adalah sebuah keniscayaan,” kata dia.

Sehingga diharapakan, pelaksanaan Pemilu nantinya dilaksanakan secara adil, jujur, dan demokratis, serta menghindari terjadinya kecurangan, seperti politik uang, manipulasi suara, serta intimidasi terhadap penyelenggara, khususnya pengawas.

“Dengan demikian, kegiatan ini bagi kami sangatlah penting. Kami berharap pula agar Pemilu sukses serta tidak ada noda pelanggaran, menolak berita hoaks, politik sara, dan politik identitas yang hanya merusak demokrasi kita,” ujarnya. (teraskabar)