Jumat, 26 Juni 2026
Daerah  

Ruas Jalan Mepanga Pasir Putih, Gambaran Komitmen Pemprov Sulteng Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Ruas Jalan Mepanga Pasir Putih, Gambaran Komitmen Pemprov Sulteng Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura bersama sejumlah pimpinan OPD dan warga setempat melihat dari dekat ruas jalan Mepanga Pasir Putih, Parimo. Foto: Biro Adpim Setdaprov

Parimo, Teraskabar.id – Disela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Gubernur H. Rusdy Mastura didampingi Penjabat Bupati Parimo, Richard A. Djanggola, SE, M.SA, meninjau rekonstruksi jalan ruas Mepanga Pasir Putih, di Desa Ogomolos, Kecamatan Mepanga, Sabtu (27/1/2024).

Jalan yang menghubungkan KabupatenToli-toli dan Kabupaten Parigi Moutong merupakan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, dengan panjang ruas jalan 3,5 kilometer, pagu Rp6 miliar dan kontraknya berakhir tanggal 28 Desember 2023.

Baca jugaOknum Kades di Mepanga Parimo Diduga Sunat BLT Dana Desa untuk Beli Mobil Operasional

Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura menuturkan tujuan kedatangannya dalam rangka silaturahmi bersama masyarakat sekaligus memastikan pengerjaan ruas Mepanga Pasir Putih terlaksana dengan baik.

Proyek rekonstruksi jalan tersebut bukan hanya sekedar sebuah pembangunan fisik, tetapi juga menggambarkan komitmen kuat dari pemerintah daerah membawa harapan besar bagi masyarakat setempat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Gubernur Rusdy mengatakan, sengaja memboyong sejumlah kepala perangkat daerah untuk melihat dan mendengarkan langsung berbagai permasalahan serta menangkap aspirasi Masyarakat, kemudian diprogramkan perangkat daerah.

Memasuki tahun ketiga memimpin Sulteng, pertumbuhan ekonomi Sulteng di angka 13,06 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami lonjakan signifikan dari Rp900 miliar menjadi Rp2 triliun, realisasi investasi terbesar ke-3 secara nasional di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta, kemiskinan ekstrem berhasil diturunkan dari 3,02 persen pada tahun 2022 menjadi 1,44 persen di tahun 2023. Selanjutnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun di angka 2,95 persen di tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,75 persen. Kemudian,  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tumbuh menjadi 71,66  di tahun 2023 dari 71,01  di tahun 2022.

  Publik Soroti Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu Caleg Hanura Tolitoli Dihentikan

Baca juga: Sulteng Masuk 10 Provinsi Pengendalian Inflasi Terbaik

“Lompatan tersebut di atas, bisa diraih berkat kerjasama serta dukungan semua stakeholder,” kata Rusdy Mastura.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus membersamai membangun daerah guna menuju Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan maju, khusunya menyiapkan Negeri Seribu Megalit ini sebagai daerah penyangga atau penopang IKN.

Diberlakukannya Undang-Undang Nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan, secara geografis Provinsi Sulawesi Tengah memiliki letak yang sangat strategis.

Posisi itu, terang gubernur, membawa harapan baru berupa kemajuan daerah dan pemerataan pembangunan.

“Semua ini bisa terwujud jika semua potensi daerah dapat dielaborasi dan dikelola dengan baik,” katanya. (Biro Adpim Setdaprov)