Selasa, 26 Mei 2026
News  

Usulan Legislator Sulteng ke Pemkot Palu: Penangkaran Buaya Bisa Jadi Destinasi Wisata

Proses evakuasi buaya yang berhasil tangkap warga di drainase permukiman Kelurahan Talise, Kota Palu, Ahad (23/1/2022). Foto: Kiriman Yahdi Basma
Proses evakuasi buaya yang berhasil tangkap warga di drainase permukiman Kelurahan Talise, Kota Palu, Ahad (23/1/2022). Foto: Kiriman Yahdi Basma

Buaya yang berhasil dijerat warga yang berkeliaran di  drainase permukiman warga Talise, sudah ditangkap warga tadi malam dan sudah diserahkan ke BKSDA Sulteng, Ahad (23/12022).

Yahdi mengungkapkan, dari penuturan pihak BKSDA Sulteng, jumlah buaya yang diserahkan ke BKSDA Sulteng hasil dari penangkapan warga di alam liar totalnya mencapai 5 ekor.

“Di BKSDA, ada empat ekor kawanannya yang sudah ditangkar sepanjang 2020-2021, maka lima ekor (buaya) dengan yang ini,” kata Yahdi mengutip penjelasan pihak BKSDA Sulteng.

Menurut Yahdi, setiap buaya yang berhasil ditangkap warga  kemudian diserahkan ke BKSDA Sulteng,  akan dikirim ke penangkaran resmi di Desa BK Kabupaten Sigi. Kini, di lokasi tersebut sudah terdapat 20 ekor buaya yang ditangkarkan. (teraskabar)

  Lagi Kasus Harian Covid-19 di Sulteng Nol, Tiga Daerah Nihil Pasien Corona