Di peringkat kedua adalah MN Abdul Azis dengan 17 poin dan berhak memperoleh piala, dana pembinaan Rp750 Ribu, serta bingkisan dari batik Bomba.
Baca juga : Peringkat 15 Besar Turnamen Catur di Porkot Palu, Berikut Daftarnya
Peringkat ketiga diraih Handry Kawulur dengan 15,5 poin mendapat piala, dana pembinaan Rp 500 Ribu, serta bingkisan dari Batik Bomba. Dan, Saiful diperingkat keempat dengan raihan 11 poin mendapat dana pembinaan Rp 450 Ribu.
Sementara itu, diperingkat lima hingga sepuluh diraih oleh enam pecatur yang memiliki nilai kemenangan (Victory Point) yang sama yaitu 4 poin. Pada perhitungan Tie Break Solkoff/Buchholz, MN Rahmadi (Palu) berada diperingkat lima setelah meraih 15 poin dan mendapat dana pembinaan Rp 400 Ribu.
Selanjutnya, Agung (Palu) berada di peringkat enam setelah meraih 14,5 poin dan mendapat dana pembinaan Rp 350 Ribu. Irianto Ukoli (Palu) berada di peringkat tujuh setelah meraih 14 poin dan mendapat dana pembinaan Rp 300 Ribu. Aidin (Palu) berada di peringkat delapan setelah meraih 13,5 poin dan mendapat dana pembinaan Rp 250 Ribu.
Kemudian, Frangki Andrie Ragi (Poso) berada di peringkat sembilan setelah meraih 12 poin dan mendapat dana pembinaan Rp 200 Ribu. Dan, Zulfana Tasya di peringkat sepuluh setelah meraih 9,5 poin dan mendapat dana pembinaan Rp150 Ribu.
Untuk juara lokal Kecamatan Tatanga, juara I mendapat piala, dana pembinaan sejumlah Rp250 Ribu, serta bingkisan dari Batik Bomba diberikan kepada Aidin (Nunu,Palu) karena berhasil meraih peringkat ke delapan.






