Parimo, Teraskabar.id – Antusias masyarakat terhadap gerakan pangan murah yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Selasa (21/3/2023), sangat luar biasa. Tak cukup sejam stok beras dan komoditas lainnya yang disediakan habis terjual.
“Kegiatan pangan murah ini sudah kami laksanakan empat kali, dua kali di halaman kantor. Kemudian yang lainnya, masing-masing di Desa Pangi Kecamatan Parigi Utara dan Kecamatan Siniu,” kata Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Parimo, Rahmatia di sela-sela kegiatan pangan murah.
Menurutnya, gerakan pangan murah ini merupakan kegiatan terakhir jelang bulan Ramadan. Kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali jelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
Baca juga : Kejari Donggala Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan 1444 Hijriyah
“Jadi dua pekan jelang hari raya kami akan laksanakan lagi kegiatan pangan murah. Ini bekerjasama dengan Forkopimda, kemarin Kejaksaan kerjasama Disperindag itu namanya pasar murah sesuai nomenklatur. Dan kita Dinas Ketahanan Pangan, Gerakan Pangan Murah,” ujarnya.
Meskipun berberda nomenklaturnya, menurut Rahmatia, tujuan kegiatan pada prinsipnya sama, membantu masyarakat terutama yang berpenghasilan menengah ke bawah agar mereka bisa menikmati pangan murah yang disediakan pemerintah.
“Apalagi sekarang ini harga beras naik. Tentu saja mereka lebih memilih berbelanja di sini meskipun kegiatan ini hanya digelar sehari,” ujarnya.
Baca juga : Pasar Murah Tatanga, Paket Sembako Seharga Rp75 Ribu Dijual Rp20 Ribu
Dia mengatakan, sesuai hasil rapat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bahwa Gerakan Pangan Murah kembali digelar pada hari ke sepuluh Ramadan bertempat di Makopolres Parigi Moutong.
“Setiap kali kita gelar pangan murah, Bulog siapkan dua ton beras,” ujarnya.
Sementara, untuk komoditas pangan yang disiapkan dalam pangan murah, di antaranya beras kemasan 5 kilogram, gula pasir, telur, bawang merah dan minyak goreng.
Pengadaan gula pasir dan minyak goreng, Dinas Pangan Parimo bekerjasama dengan dua perusahaan. Yaitu, Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT. Rajawali Nusindo.
“Kalau kami menggelar pangan murah, kami selalu berkoordinasi dengan dua perusahaan itu,” ujarnya. (teraskabar)






