Selasa, 21 April 2026

Dua Ton Beras Disalurkan untuk Dapur Umum Korban Banjir Toribulu Parimo

Dua Ton Beras Disalurkan untuk Dapur Umum Korban Banjir Toribulu Parimo
Beras bantuan disalurkan di dapur umum desa Sienjo. Foto: Aswadin

Parimo, Teraskabar.id – Dinas Ketahanan Pangan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bantuan dua ton beras untuk korban banjir di Kecamatan Toribulu, Senin (24/6/2024).

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Parimo, Rahmatia mengatakan, pihaknya menyalurkan dua ton beras untuk dapur umum dalam penanggulangan bencana di daerah itu.

“Bantuan logistik masing-masing kami salurkan di dapur umum Sienjo untuk penanganan banjir di desa Sibalago dan Sienjo itu sendiri,” kata Rahmatia, Senin (24/4/2024), saat ditemui di Lokasi dapur umum di Desa Sienjo.

Baca jugaBanjir Bandang di Toribulu Parimo, Dua Warga Tewas dan Dua Desa Terisolir

Kemudian, dapur umum Desa Tanahlanto, Kecamatan Torue, untuk pengembangan banjir Desa Tindaki dan Tanahlanto.

Untuk sementara jelas Rahmatia, pihaknya masih mendistribusikan dalam jumlah kecil.

Namun jika stok dapur umum nantinya menipis akan ditambah kembali untuk memenuhi kebutuhan makan pengungsi.

Dilaporkan jumlah pengungsi dua desa di Kecamatan Toribulu sebanyak 246 kepala keluarga (KK) atau 738 jiwa. Kemudian warga mengungsi sebanyak 372 jiwa di Desa Sibalago dan 90 jiwa di Desa Sienjo.

Baca jugaDilaporkan Hilang di Kebun, Lansia Ini Ditemukan di Perairan Toribulu Parimo

“Data ini sewaktu-waktu bisa berubah karena pemerintah setempat masih melakukan asesmen,” ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya siap menyalurkan logistik untuk bantuan kemanusiaan.

“Kalau stok beras dapur umum menipis, pasti kami distribusi kembali,” ujarnya.

Menurutnya, langkah utama dilakukan saat ini adalah membantu pemenuhan kebutuhan logistik makanan bagi pengungsi menghadapi situasi darurat.

Baca jugaJembatan Putus di Sibalago Parimo, Gubernur Sulteng Instruksikan Segera Bangun Jembatan Sementara

Namun pastinya, ketersediaan bahan pangan di gudang logistik daerah sangat memadai.

  KM Samalipu Mati Mesin, Tim SAR Gabungan Evakuasi 25 Penumpang

“Kami sebagai bagian dari Pemerintah Parigi Moutong memiliki tanggung jawab membantu masyarakat yang sedang dilanda musibah,” ujarnya.

Dari peristiwa tersebut, dilaporkan tiga warga di Kecamatan Toribulu menjadi korban, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan dua orang selamat. (wad/teraskabar)