Rabu, 9 September 2026
Ekbis, Home  

Penurunan IHSG 5 Persen, BEI Minta Investor Rasional Mengambil Keputusan

Penurunan IHSG 5 Persen, BEI Minta Investor Rasional Mengambil Keputusan

Palu, Teraskabar.id – Adanya penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5 persen, Selasa 18 Maret 2025 Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan (tranding halt) sistem perdagangan pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated tranding system (JATS).

Menanggapi hal tersebut kepala kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tengah Putri Irnawati mengungkapkan Sejak awal tahun sampai kemarin, IHSG sudah tertekan cukup dalam.

“Data menunjukkan per kemarin, IHSG telah turun sebesar 8,59% (ytd). Pada hari ini, IHSG turun cukup dalam, yaitu lebih dari 5% dan menyebabkan trading halt sepanjang 30 menit. Penyebab penurunan IHSG tersebut dapat berasal dari internal maupun eksternal,” ucapnya.

Secara eksternal, sentimen penekan IHSG datang dari ketidakpastian dan dinamika global yang dipengaruhi oleh isu-isu ekonomi seperti perang dagang, eskalasi geopolitik, kebijakan suku bunga yang bersifat higher for longer, dan lain-lain.

Sementara itu, dari sisi internal, pasar memantau defisit APBN yang diumumkan oleh pemerintah beberapa hari yang lalu.

Selanjutnya, beberapa perkembangan indikator ekonomi juga masih menjadi perhatian pasar, seperti pelemahan rupiah, deflasi, penurunan penerimaan pajak, dan lain-lain. Pasar juga menunggu perkembangan implementasi beberapa rencana strategis pemerintah.

“Namun, kami melihat bahwa saat ini, rasio P/E saham-saham di BEI sudah rendah, yaitu pada angka 10, terendah di antara negara ASEAN lain. Kami menghimbau kepada investor agar cermat melihat kondisi fundamental dan selalu rasional dalam mengambil keputusan,” tegasnya. (umy/teraskabar)

  OJK Dorong Pasar Modal Indonesia Semakin Berperan Strategis