Jumat, 29 Mei 2026

Wabup Morowali Serahkan Sapi Qurban Presiden untuk Masyarakat

wabup morowali serahkan sapi qurban presiden untuk masyarakat
Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas dengan gambar latar belakang sapi limosin bantuan qurban Presiden Prabowo Subianto. Foto: IKP/Ghaff.

Morowali, Teraskabar.id – Wakil Bupati atau Wabup Morowali serahkan sapi qurban bantuan Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kabupaten Morowali, dalam rangka Idul Adha 1447 Hijriah. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Masjid Islamic Center, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (28/5/2026).

Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas menyerahkan secara simbolis sapi qurban Presiden RI kepada Ketua Takmir Masjid Islamic Center, Ustaz Jasmudin Rone. Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar kegiatan tersebut dengan melibatkan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Selain itu, sapi qurban bantuan Presiden RI tersebut memiliki bobot mencapai 870 kilogram. Hewan qurban jenis limosin itu berasal dari Desa Bumi Harapan, Kecamatan Witaponda. Peternak lokal bernama Syaifudin memelihara sapi tersebut selama kurang lebih dua tahun empat bulan sebelum pemerintah menetapkannya sebagai hewan qurban bantuan Presiden.

Sapi Qurban Presiden Berasal dari Peternak Witaponda

Dalam sambutannya, Iriane Iliyas menyampaikan bahwa bantuan sapi qurban dari Presiden Republik Indonesia menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Morowali. Menurut dia, bantuan tersebut juga menunjukkan kepedulian Presiden terhadap daerah.

“Atas nama Presiden Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, kami menyerahkan bantuan ternak sapi kepada panitia Masjid Islamic Center untuk dijadikan sebagai hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar Iriane.

Selanjutnya, ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat kabupaten Morowali. Pemerintah daerah, kata dia, menyambut baik perhatian pemerintah pusat dalam momentum Idul Adha tahun ini.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan kepedulian beliau kepada masyarakat Kabupaten Morowali,” ungkapnya.

  Morowali, Satu-satunya Daerah yang Mengalami Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi

Tidak hanya itu, Iriane juga mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, dan persatuan. Karena itu, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Wabup Morowali Serahkan Sapi Presiden dengan Standar Kesehatan Lengkap

Sementara itu, pemerintah memastikan sapi qurban bantuan Presiden RI telah memenuhi seluruh persyaratan kesehatan hewan dan syariat Islam. Hewan tersebut memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), berjenis kelamin jantan, berusia di atas dua tahun, serta berada dalam kondisi sehat dan tidak cacat.

Selain memenuhi syarat kesehatan, sapi qurban tersebut juga berasal dari peternak lokal Kabupaten Morowali. Ketentuan itu sesuai arahan pemerintah pusat terkait pengadaan hewan qurban bantuan Presiden. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Morowali, Andi Sadikin.

“Ketentuannya, sapi yang diserahkan harus berasal dari peternak yang berada di wilayah kabupaten penerima bantuan dan tidak diperkenankan membeli dari luar daerah. Alhamdulillah, sapi kurban Presiden tahun ini berasal dari peternak Desa Bumi Harapan, Kecamatan Witaponda,” jelas Andi Sadikin.

Lebih lanjut, pemerintah daerah menyebut nilai bantuan sapi qurban Presiden RI tersebut mencapai Rp120 juta. Karena itu, perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Morowali mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Peternak Mengaku Bangga

Di sisi lain, pemilik sapi, Syaifudin, mengaku bersyukur karena ternak yang dipeliharanya sejak kecil terpilih menjadi sapi qurban bantuan Presiden Republik Indonesia. Ia mengatakan proses pemeliharaan sapi dilakukan secara intensif agar hewan tersebut tumbuh sehat dan memiliki bobot ideal.

“Dipelihara dari kecil sampai sekarang. Ini hasil inseminasi buatan yang dibantu petugas peternakan. Alhamdulillah bisa terpilih menjadi sapi kurban bantuan Presiden,” ujar Syaifudin.

  65 Ribu Tenaga Kerja Lokal Direkomendasikan Direkrut IMIP,  Ini Tanggapan Wagub Sulteng

Menurut dia, pemberian pakan rumput dan tambahan nutrisi dilakukan secara rutin selama masa pemeliharaan. Oleh sebab itu, sapi tersebut mampu mencapai berat hingga 870 kilogram.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Morowali, Awaludin Nunu, mengatakan pemerintah daerah menyalurkan sebanyak 13 ekor sapi qurban ke 13 kecamatan pada Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Selain penyaluran bantuan pemerintah, Bupati Morowali secara pribadi juga memberikan sekitar 10 ekor sapi qurban kepada masyarakat. Dengan demikian, pemerintah daerah berharap distribusi hewan qurban dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan saat Idul Adha.

Melalui kegiatan tersebut, Wabup Morowali serahkan sapi qurban Presiden sebagai simbol kepedulian sosial kepada masyarakat. Selain itu, Wabup Morowali serahkan sapi bantuan Presiden untuk memperkuat semangat kebersamaan. Tidak hanya itu, Wabup Morowali serahkan sapi qurban yang berasal dari peternak lokal Morowali sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan daerah. (G)