Palu, Teraskabar.id – Dekan Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad), Dr. Awaluddin, S.H., S.E., M.H., pimpin Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2026-2030.
Awaluddin terpilih secara aklamasi dalam Forum Musyawarah Wilayah (Muswil) APHTN-HAN Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Ruang Video Conference Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad), Sabtu (10/10/2026).
Forum tersebut diikuti para pengajar Hukum Tata Negara (HTN) dan Hukum Administrasi Negara (HAN) dari sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Tengah, yakni Universitas Tadulako, Universitas Tompotika Luwuk (Untika), Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso, UIN Datokarama Palu, Universitas Muhammadiyah Palu, dan Universitas Madako Tolitoli. Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring.
Dalam musyawarah tersebut, seluruh peserta merekomendasikan Dr. Awaluddin untuk memimpin APHTN-HAN Sulawesi Tengah sebagai ketua definitif.
Dr. Awaluddin Pimpin APHTN-HAN Sulteng, Siap Regenerasi Kepemimpinan
Pimpinan Sidang Muswil, Dr. Rahmat Bakri, menyatakan bahwa forum secara aklamasi menetapkan Dr. Awaluddin sebagai ketua Definitif APHTN-HAN Sulawesi Tengah untuk periode 2026-2030.
Sebelum terpilih sebagai ketua definitif, Dr. Awaluddin terlebih dahulu dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua APHTN-HAN Provinsi Sulawesi Tengah.
Usai ditetapkan sebagai ketua definitif, Awaluddin mengaku terharu sekaligus berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Insyaallah, Bismillah, saya menerima amanah ini dengan baik. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan,” ujar Awaluddin.
Ia berharap kepemimpinan dalam organisasi tersebut tidak terpusat pada satu perguruan tinggi dalam waktu yang terlalu lama. Menurutnya, regenerasi kepemimpinan penting untuk memberikan kesempatan kepada kampus lain dalam mengembangkan organisasi.
“Saya berharap amanah ini jangan terlalu lama, supaya ada sirkulasi kepemimpinan. Ada istilahnya tongkat estafet. Mungkin nanti selain Tadulako, bisa UIN, Muhammadiyah, dan kampus lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Pengurus Pusat APHTN-HAN, Firdaus Arifin, menyampaikan bahwa terpilihnya ketua definitif di Sulawesi Tengah merupakan capaian positif bagi organisasi.
Ia menilai, pembentukan kepemimpinan definitif menjadi momentum penting untuk mengaktifkan kembali APHTN-HAN Sulawesi Tengah yang telah cukup lama vakum.
“Saya mengucapkan selamat kepada Dr. Awaluddin atas terpilihnya sebagai Ketua APHTN-HAN Sulawesi Tengah. Ini sebuah capaian yang cukup baik karena Sulawesi Tengah sudah lama vakum,” kata Firdaus.
Firdaus berharap Awaluddin segera menyusun struktur kepengurusan baru dan menjadwalkan pelantikan agar organisasi dapat kembali menjalankan program kerja secara optimal.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kerukunan di antara pengurus serta anggota organisasi.
Dengan terpilihnya ketua definitif untuk periode 2026-2030, APHTN-HAN Sulawesi Tengah diharapkan kembali aktif sebagai wadah kolaborasi akademisi, pengembangan keilmuan, dan penguatan kontribusi pengajar dalam bidang hukum tata negara serta hukum administrasi negara. (red)






