Palu, Teraskabar.id – 10 orang pejabat melamar jadi calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah (Sulteng).
Jumlah tersebut berdasarkan pejabat yang melamar hingga batas akhir pendaftaran lelang kotak jabatan pimpinan tinggi madya Sekdaprov Sulteng pada tanggal 16 Agustus 2022. Pendaftaran mulai dibuka panitia seleksi sejak 1 Agustus 2022 yang tertuang dalam pengumuman seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi madya Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah nomor 002/Pansel-JPTM/2022. Surat pengumuman tersebut ditandatangani Prof Dr. Zaenal Abidin, M.Ag selaku ketua Panitia Seleksi.
Baca juga : Gantikan Dahri Saleh yang Mundur, Ihsan Basir Dilantik Jadi Penjabat Bupati Bangkep
Berdasarkan rilis yang diterima dari Tenaga Ahli Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Jumat (19/8/2022), dari 10 pejabat yang melamar kotak jabatan pimpinan tinggi madya Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, ada di antaranya dari internal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng.
“Ada pula di antaranya dari eksternal yaitu dari pejabat daerah, bahkan ada dari pejabat pusat,” kata Tenaga Ahli Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Andono Wibisono tanpa menyebut detil nama-nama pejabat yang telah mendaftar.
Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura meminta masukan sosok figur yang mengikuti seleksi calon Sekdaprov Sulteng yang diketuai Prof DR Zainal Abidin, MAg tersebut. Tujuannya, agar memperoleh figur yang diharapkan mampu menjadi dirijen birokrasi yang handal, cepat dan tepat menterjemahkan kebijakan pimpinan.
Baca juga : Rudy Dewanto Dilantik jadi Penjabat Sekdaprov, Penjabat Ke-3 Sejak Hidayat Mundur
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura melantik penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah, Rudy Dewantoro, Senin (1/8/ 2022) di ruangan Pogombo Pemprov.
Rudy Dewanto dilantik jadi penjabat Sekdaprov merupakan penjabat kali ketiga karena belum ada Sekdaprov definitif, dikutip dari rilis yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Bidang Komunikasi Publik.
Rudy Dewanto dilantik jadi penjabat Sekdaprov, kata gubernur, memiliki tugas di antaranya menyiapkan lelang jabatan untuk Sekdaprov. Selain itu, menjalankan adminitrasi daerah dan mendukung tata kelola pemerintahan yang memprioritaskan kecepatan pelayanan, kedisiplinan aparatur sipil negara, dan menjadi dirijen organisasi perangkat daerah (OPD) untuk gerak cepat mendukung pelaksanaan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur.
Baca juga : Lantik Ihsan Basir Jadi Pj Bupati Bangkep, Gubernur Sulteng : Hindari Dendam
Sebagaimana diketahui, kekosongan pejabat Sekdaprov definitif setelah Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate mengajukan surat pengunduran diri kepada Gubernur Longki Djanggola pada Jumat (4/9/2020).
Hidayat Lamakarate mengundurkan diri dari Sekdaprov karena akan mencalonkan diri di Pilgub Sulteng 2019.
Pengunduran diri dari jabatan dan status sebagai Pegawai Negeri Sipil ini sebagai salah satu syarat dalam rencana keikutsertaannya dalam Pilkada Gubernur Sulteng 2019. (teraskabar)






