Jumat, 15 Mei 2026

Danlanal Palu Kunjungi PT Vale IGP Morowali: Perkuat ESG dan Keamanan Maritim

Danlanal Palu Kunjungi PT Vale IGP Morowali: Perkuat ESG dan Keamanan Maritim
Danlanal Palu Kolonel Marinir Ali Wardana menanam pohon saat kunjungi area operasional PT Vale IIGP Morowali. Foto: Media relation PT Vale

Morowali, Teraskabar.id – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palu, Kolonel Marinir Ali Wardana kunjungi area operasional PT Vale Indonesia Growth Project (IGP) Morowali. Kunjungan Komandan Lanal Palu beserta jajaran dalam rangka mendukung agenda strategis nasional di sektor sumber daya mineral, serta menjaga stabilitas dan keamanan kawasan industri.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara industri pertambangan nasional dan TNI Angkatan Laut dalam mendukung hilirisasi nikel, penguatan keamanan maritim, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten di wilayah Sulawesi.

Kunjungan kerja tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan seluruh aktivitas operasional dan logistik PT Vale IGP Morowali—khususnya yang berkaitan dengan fasilitas kepelabuhanan dan jalur laut—berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai regulasi. Keamanan maritim menjadi elemen krusial dalam menjaga kelancaran rantai pasok nikel nasional, mengingat transportasi laut merupakan penghubung utama antara area operasional dan industri hilir.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap aspek lingkungan dan keberlanjutan, rombongan mengunjungi fasilitas nursery dan melakukan penanaman pohon. Di fasilitas ini, perusahaan mengembangkan berbagai jenis bibit tanaman lokal yang digunakan dalam program reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang.

Kegiatan di nursery menjadi representasi nyata implementasi pilar Environmental dalam ESG, di mana perusahaan tidak hanya berfokus pada aktivitas produksi, tetapi juga memastikan upaya pemulihan ekosistem dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Pengelolaan ini turut berkontribusi pada peningkatan keanekaragaman hayati serta memperkuat fungsi ekologis di area operasional.

Lanal Palu memberikan apresiasi terhadap upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID. “PT Vale tidak hanya melakukan kegiatan pertambangan, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap lingkungan. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan industri secara bertanggung jawab. Kami berharap PT Vale terus berkembang dan memperkuat kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut guna mendukung kelancaran dan keamanan operasional,” ujar Kolonel Marinir Ali Wardana.

  Progres Pembangunan PT Vale IGP Morowali Capai 53%, Serap Capex Rp2,6 Triliun

Bentuk Kepercayaan dan Dukungan, Danlanal Palu Kunjungi PT Vale

Sementara itu, Head of Bahodopi Mine Project PT Vale, Goenawan Kukuh, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin dengan TNI Angkatan Laut.

“Kunjungan Lanal Palu merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan terhadap komitmen PT Vale dalam menjalankan operasional yang aman, berkelanjutan, dan sesuai dengan prinsip ESG. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan kelancaran aktivitas logistik laut yang menjadi bagian vital dari rantai nilai hilirisasi nikel nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keamanan maritim merupakan faktor strategis dalam menjaga keberlanjutan operasional jangka panjang.

“Bagi kami, keamanan maritim bukan hanya aspek operasional, tetapi juga bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung stabilitas kawasan dan kepentingan nasional. Dengan pengelolaan lingkungan yang ketat, termasuk melalui program reklamasi yang didukung oleh nursery, serta pemanfaatan teknologi pemantauan, kami berupaya memastikan seluruh aktivitas berjalan secara transparan dan akuntabel,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kukuh menegaskan bahwa proyek IGP Morowali akan terus dikembangkan sejalan dengan agenda hilirisasi dan target pembangunan berkelanjutan Indonesia.

“Perseroan berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi pembangunan berkelanjutan melalui produksi nikel yang bertanggung jawab. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut dan para pemangku kepentingan lainnya akan semakin memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok global industri energi masa depan,” tutup Kukuh.

Melalui kolaborasi yang erat antara sektor industri dan pertahanan, serta penguatan praktik keberlanjutan, perseroan optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai bagian dari proyek strategis nasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, dan pelestarian lingkungan di wilayah operasional. (red)