Minggu, 26 April 2026

Ditunjuk jadi Tenaga Ahli Gubernur Sulteng, Atha Mahmud: Saya Petugas Partai

Ditunjuk jadi Tenaga Ahli Gubernur Sulteng
Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng Ahmad Ali memberi keterangan pers usai Rakorwil, Jumat (15/4/2022), di Ballroom Best Western Coco Hotel Palu. Foto: Teraskabar

Palu, Teraskabar.id– Mantan Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng Atha Mahmud ditunjuk jadi tenaga ahli gubernur. Penunjukan  sebagai tenaga ahli Gubernur Sulteng tersebut menjawab spekulasi yang beredar mengenai pemecatan Atha Mahmud secara tiba-tiba sebagai ketua DPW Partai Nasdem Sulteng dan digantikan oleh Ahmad Ali.

Kepada sejumlah awak media, Ahmad Ali yang didampingi mantan ketua DPW Partai Nasdem Atha Mahmud serta sejumlah pengurus teras DPW Partai Nasdem Sulteng menyebutkan alasan rotasi di pucuk pimpinan Nasdem Sulteng karena memberi ruang seluas-luasnya kepada Atha Mahmud untuk berkonsentrasi penuh sebagai tenaga ahli gubernur.

“Apa yang sedang diperankan Atha Mahmud sebagai tenaga ahli gubernur pada intinya adalah melaksanakan tugas kepartaian,” kata Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng Ahmad Ali  usai Rakorwil Partai Nasdem Sulteng di Ballroom Best Western Coco Hotel Palu, Jumat malam (15/4/2022).

Baca juga: Ditunjuk Pimpin Nasdem Sulteng, Ahmad Ali: Nasdem Ingin Menang Banyak

Baca juga: Atha Mahmud: Nasdem Harus Tempatkan Bupati Verna Sosok Malahayati

Ahmad Ali menjelaskan, ketika Atha Mahmud ditunjuk jadi tenaga ahli gubernur sekaligus masih menjalankan tugasnya  sebagai ketua DPW , tentunya akan terpecah konsentrasinya untuk memerankan ke dua tugas tersebut secara bersamaan. Akibatnya, tugas yang diembannya dipastikan hasilnya tidak akan optimal.

Sehingga, Atha Mahmud ditugaskan untuk mengawal kepemimpinan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan wakilnya, Ma’mun Amir. Karena pasangan ini  diusung oleh Partai Nasdem. Dan,  secara moril Partai Nasdem melalui tenaga ahli yang ditempatkan oleh Partai Nasdem, harus mengawal kerja-kerja  Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan wakilnya, Ma’mun Amir.

“Bisa dibayangkan kalau kak Cudi sebagai gubernur yang diusung Partai Nasdem, lalai melaksanakan tugas dan  tidak ada yang mengingatkannya. Sebab, kegagalan kak Cudi memimpin Sulteng, ini akan menjadi masalah bagi Partai nasdem. Sehingga kak Cudi meminta Atha sebagai tenaga ahlinya,” kata Ahmad Ali yang juga wakil ketua umum DPP Partai Nasdem.

  Jeffisa-Ruben Menggugat KPU Morowali Utara di MK

Baca jugaNasdem Sulteng: Banggai Laut Jadi Perbincangan di Tingkat Nasional

Sementara itu,  Atha Mahmud selaku mantan ketua DPW Partai Nasdem ketika ditanyakan sikapnya mengenai keputusan pemecatan dirinya dari ketua DPW Partai Nasdem Sulteng menjelaskan, sebagai kader partai tentunya sikap utamanya adalah patuh dan tunduk terhadap keputusan partai.