Jakarta, Teraskabar.id- Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) mengakui bahwa PT Vale Indonesia TBK (PT Vale) berkontribusi pada pembangunan daerah melalui program pemberdayaan masyarakat.
Baca juga: Menteri ESDM Apresiasi Komitmen Good Mining Practice PT Vale
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Sulteng diwakili Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah Ir. A. Rachmansyah, M.Agr saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Investasi antara PT Vale dan mitra kerjanya terkait pembangunan tambang dan pabrik pengolahan nikel RKEF di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.
Baca juga: Empat Calon Kadis ESDM Sulteng, Dua Peserta Peroleh Nilai Tertinggi
Nilai investasi pada perjanjian investasi tersebut sebesar 2,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp.31 triliun.
Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel di Jakarta, pada Selasa siang (6/9/2022).
Baca juga : 12 Pejabat Eselon II Pemprov Sulteng Dilantik, Abdul Rachman Ismail Jadi Kadis ESDM
Melalui Kadis ESDM, Gubernur Sulteng akui mengapresiasi atas terselenggaranya kerjasama tersebut.
Ia berharap kesepakatan investasi antara PT Vale dengan mitra kerjanya menjadi awal baru untuk pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan dan memakmurkan masyarakat.
Baca juga: Puluhan Kades di Donggala Mengaku Dipaksa Anggarkan Alat TTG, Membangkang Ini Akibatnya
Ia juga berpesan kepada para investor agar dapat turut menjaga lingkungan dan alam Sulawesi Tengah.
Terakhir, Ia mengajak para pelaku usaha untuk berinvestasi di Provinsi Sulawesi Tengah. (teraskabar)







