Kamis, 7 Mei 2026

IBR Cup 2026 Berakhir, Bupati Morowali: Sarana Perkokoh Persatuan dan Sportivitas

ibr cup 2026 berakhir bupati morowali sarana perkokoh persatuan dan sportivitas
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf bersama Ketua Tim Kerja IBR, Asfar dan tim Huabao FC yang menjadi juara pada event IBR Cup 2026. Foto: Istimewa.

Morowali, Teraskabar.id– IBR Cup 2026 berakhir dengan suasana meriah di Lapangan Kita Sangkani, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Kamis (7/5/2026). Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, hadir langsung untuk menutup turnamen tersebut sekaligus memberikan motivasi kepada para atlet muda agar terus menjaga semangat sportivitas dan persatuan.

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen itu juga menghadirkan kebersamaan masyarakat dari berbagai wilayah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Morowali menilai IBR Cup tidak hanya sekadar pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.

Dalam sambutannya, Iksan menegaskan bahwa semangat yang tumbuh selama turnamen harus terus dijaga. Menurut dia, para atlet perlu membawa mental bertanding tersebut menuju ajang yang lebih besar, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Ibr Cup ini tidak hanya bermain di Bente saja. Tahun ini ada Porprov, maka mentalitas ini harus dibawa ke sana. Yang paling penting adalah kolaborasi, setiap kecamatan harus ikut bertanding,” ujar Iksan, Kamis (7/5).

IBR Cup 2026 Berakhir, Bupati Iksan Dorong Atlet Morowali Siap Hadapi Porprov

Bupati Morowali menilai Porprov menjadi momentum penting bagi daerah untuk menunjukkan kemampuan atlet-atlet muda. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pemain terus meningkatkan kualitas permainan melalui latihan yang rutin dan disiplin.

Menurut dia, persiapan menuju Porprov tidak bisa dilakukan secara instan. Sebaliknya, pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh kecamatan agar pembinaan atlet berjalan maksimal.

“Nanti adik-adik semua tolong terus berlatih. Porprov ini yang paling kita tunggu karena pertarungannya bukan lagi desa lawan desa, tetapi kabupaten lawan kabupaten,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memadati lokasi pertandingan. Bahkan, banyak penonton memberikan tepuk tangan saat Bupati Morowali menekankan pentingnya persatuan dan kolaborasi dalam dunia olahraga.

  Kepala Desa Harapan Jaya Morowali Tinjau Kesiapan Ibu-ibu PKK Hadapi Lomba Gerak Jalan

Antusiasme Warga Warnai Partai Final

Sejak sore hari, masyarakat sudah memenuhi area Lapangan Bente untuk menyaksikan partai final turnamen. Kehadiran ribuan penonton membuat atmosfer pertandingan berlangsung semarak dan penuh semangat.

Tidak hanya itu, para suporter juga memberikan dukungan kepada tim masing-masing secara tertib. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi ruang positif untuk mempererat hubungan masyarakat sekaligus membangun budaya sportivitas.

Panitia pelaksana turut mengapresiasi antusiasme warga selama turnamen berlangsung. Mereka menilai dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor utama keberhasilan kompetisi tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pembinaan atlet muda dapat berjalan lebih maksimal dan terarah.

Momentum IBR Cup 2026 berakhir meriah juga menjadi bukti bahwa olahraga memiliki peran besar dalam membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Selain melahirkan bibit atlet potensial, turnamen tersebut mampu menciptakan ruang interaksi yang positif antargenerasi.

Di sisi lain, pemerintah daerah optimistis para atlet Morowali mampu bersaing pada ajang Porprov mendatang. Apalagi, pengalaman bertanding selama turnamen dapat menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Morowali ingin memastikan bahwa olahraga tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata. Sebaliknya, ajang tersebut harus mampu memperkuat persatuan, menjunjung sportivitas, dan membangun karakter generasi muda.

Karena itu, IBR Cup 2026 berakhir bukan sekadar penutupan turnamen biasa. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi simbol kebersamaan masyarakat Morowali dalam mendukung kemajuan olahraga daerah.

Pada akhirnya, IBR Cup 2026 berakhir dengan meninggalkan semangat baru bagi para atlet muda untuk terus berlatih, berkembang, dan membawa nama Morowali bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (G)

  Tiga Desa Terendam Banjir di Parimo, 350 Jiwa Terdampak