Kadis Diprotes Kabidnya di Parimo, Tunjangan Penghasilan Pegawai Diduga Disunat

Parimo, Teraskabar.id – Sejumlah Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memprotes terkait dugaan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kepala Bidang Pengendalian Pelaksana Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Parigi Moutong, Nurhayati Yunita mengungkapkan, bahwa pemotongan TPP tersebut, tanpa alasan yang jelas.

“Tidak ada alasan jelas, kenapa dipotong TPP. Katanya, berdasarkan absen milik Ibu Kepala Dinas (Kadis),” kata Nurhayati Yunita, Rabu (12/6/2024), di Parigi.

Baca jugaTPP ASN Pemprov Sulteng Dibayarkan April 2022

Menurutnya, besaran TPP yang dipotong jumlahnya bervariasi dari 80 hingga100 persen, dan diduga dimulai sejak Desember 2023.

Pemotongan TPP itu kata dia, sempat dihentikan pada Januari sampai Maret 2024.  Alasan pihak Dinas PMPTSP setempat karena jelang perayaan Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Pada April hingga Juni 2024, TPP kembali dipotong. Besarannya juga sama,” terang Nurhayati Yunita.

Selain itu, informasi yang diperolehnya, pemotongan dilakukan berdasarkan catatan Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Parigi Moutong.

Dengan demikian, ia ingin mempertanyakan langsung persoalan tersebut namun tidak mendapatkan tanggapan.

Baca jugaSejumlah Karyawan Protes Mekanisme Pembayaran THR ke PT GNI, Ini Penyebabnya  

Menurutnya, jika pemotongan TPP dilakukan berdasarkan capaian kinerja ASN, dirinya mengaku tidak sepakat.

Sebab, tugas pokok dan fungsinya sebagai kepala bidang di Dinas PMPTSP Parigi Moutong, telah diambil alih oleh kepala dinas.

“Saya tidak mau bicara bidang lain, pokoknya yang terjadi di bidangku. Mau-maunya (Kadis) sendiri. Pokoknya semua diatur, sampai dengan siapa berangkat perjalanan dinas,” ungkapnya.

Ia berharap, Kepala Dinas PMPTSP Parigi Moutong segera memberikan penjelasan apa dasar dari pemotongan TPP yang dilakukan.

Sementara, Kepala Dinas PMPTSP Parigi Moutong, Aswini Dimple yang diminta keterangan, terkesan enggan memberikan komentar.

“Masih diurus di tingkat pimpinan. Nanti yah, kita ketemu,” kata Aswini Dimple singkat, saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (12/6/2024). (teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *