Jurnalisme Kebencanaan Merupakan Genre Baru

Ahmed Kurnia sebagai keynote speaker menekankan poin-poin penting yang kemudian menjadi kunci dalam pembahasan pada lokakarya ini.
Menurut Ahmed, Jurnalisme Kebencanaan merupakan genre baru. Sebagai wilayah yang rawan bencana, Indonesia, terutama wilayah Sulawesi Tengah, akan menjadi kiblat bagi Jurnalisme Kebencanaan.
Baca juga : Menteri PUPR : Tanggul Jebol 300 Meter Penyebab Banjir Torue Parimo
“Kita telah berpengalaman menangani berbagai bencana alam, karena itu sangat tepat jika Kementerian PUPR mengadakan Lokakarya ini”, tandasnya.
Menurut Ahmad, media harus mencerahkan dan mengedukasi. Para jurnalis harus memperhatikan sumber berita yang legitimate dan akurat.
“Dalam Jurnalisme Kebencanaan, wartawan harus memiliki keberpihakan kepada kemanusiaan,” kata Ahmed.






