Selasa, 16 Juni 2026

Ketua PWI Sulteng: Kondisi Listrik Morut Jangan Jadi Penghambat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Ketua PWI Sulteng: Kondisi Listrik Morut Jangan Jadi Penghambat Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Kondisi pemadaman bergilir sempat dialami oleh Ketua PWI saat berkunjung di Kabupaten Morut pada Rabu (22/1/2025), dalam rangka menghadiri pelantikan pengurus PWI setempat. Foto: Erny

Morut, Teraskabar.id – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah  Tri Putra Toana meminta kepada pimpinan PLN bersama jajarannya dari tingkat pusat hingga daerah Kabupaten Morowali Utara, agar bisa memberikan pelayan yang maksimal bagi masyarakat maupun pengusaha dan industri industri di Kabupaten Utara.

Selama ini kata Tri Putra Toana yang juga merupakan pengusaha industri media cetak, hanya mendengar informasi dan membaca berita melalui media cetak maupun media elektronik, serta online terkait masalah pemadaman bergilir yang menjadi santapan sehari-hari Masyarakat Morowali Utara. Padahal wilayah ini merupakan salah satu sentra industry tambang nikel di Sulawesi Tengah.

“Morowali banyak beroperasi perusahaan tambang besar penghasil Nikel,” ujar pimpinan umum Mercusuar Group.

Selain itu banyaknya eksodus penduduk dari daerah luar Kabupaten Morowali Utara yang masuk untuk menjadi karyawan di perusahaan tambang. Bahkan, tak sedikit warga Morowali Utara menjadi pelaku UMKM di sekitar lingkar perusahaan yang turut memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, jika kondisi pemadaman bergilir terus terjadi, menjadi penghambat tumbuh kembangnya pelaku UMKM.

Kondisi pemadaman bergilir sempat dialami oleh Ketua PWI saat berkunjung di Kabupaten Morut pada Rabu (22/1/2025), dalam rangka menghadiri pelantikan pengurus PWI setempat.

Saat itu, dirinya bersama rombongan pengurus PWI pusat dan PWI provinsi, serta pengurus PWI Poso dan Morut di salah satu rumah makan Ulujuku Beteleme, tiba tiba lampu PLN padam saat makan malam berlangsung. Sambil menunggu lampu Kembali menyala, Ketua PWI Tri putra Toana merasakan secara langsung apa yang dirasakan oleh warga Morowali Utara.

Menyikapi kondisi tersebut, Tri Putra meminta agar pemerintah daerah duduk satu meja bersama jajaran pejabat PLN guna mencarikan solusi terkait pemadaman listrik yang menjadi pemandangan keseharian di wilaya ini. 

  Telkom Boyong 3 Penghargaan dalam Anugerah Media Humas 2024

Jika kondisi ini terus dibiarkan dan tidak dicarikan solusinya,  akan merugikan para investor, pengusaha dan industri menengah maupun industri kecil yang beroprasi di Kabupaten Morut.

“Selama ini saya hanya mengetahui informasi melalui berita di berbagai media cetak maupun media elektronik soal mati mati lampu di Morut. Apa yang masyarakat alami dan rasakan selama ini, sekarang saya sendiri sebagai tamu bersama rombongan pengurus PWI pusat, Provinsi Sulteng, Poso dan Morowali sementara makan malam tiba tiba lampu padam,” ujarnya sambil menggelengkan kepalanya. (erny/teraskabar)