Poso, Teraskabar.id – Kunjungan kerja Benchmarking optimalisasi pendapatan Daerah Wakil Bupati Poso, Suharto Kandar, pada 9 Juli 2025 lalu ke Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatanl, disoal sebagian besar anggota DPRD Kabupaten Posokhususnya oleh Komisi II.
Menurut mereka, kunjungan tersebut bukan oleh Komisi II. Sebab yang diajak ke sana hanya satu orang yang berasal dari Komis II. Sedangkan jika berbicara soal pendapatan daerah, itu merupakan tupoksi Komisi II.
“Seharusnya bukan kunker komisi II sebab yang diajak Wabup itu 6 anggota termasuk ketua dewan, sementara ketua dan pengurus komisi II tidak mengetahui terkait kunjungan itu. Mengapa kunjungan bertameng optimalisasi PAD itu sepertinya dirahasiakan?,” tanya Sekretaris Komisi II, Rohana Hadjatu, S.E., kepada media ini, Senin (14/7/2025).
Hal yang sama dipertanyakan oleh Ketua Komisi II DPRD Poso, Vivin Baso Ali yang mengaku jika kunjungan optimalisasi PAD tersebut tidak pernah diketahuinya. Sedangkan di media dijelaskan bahwa kunjungan komisi II bersama Wabup.
” Saya tidak tahu jika ada kunjungan yang mengatasnamakan komisi II, sebenarnya kami harus ketahui hal itu, ” urainya.
Sehubungan dengan polemik itu, Wakil Bupati Poso, Suharto Kandar saat dimintai keterangan oleh media ini mengaku jika kunjungan tersebut atas permintaan dirinya.
“Iya, atas undangan Wabub. Mereka secara personal dan lembaga dapat memberikan masukan serta pertanyaan lainnya membantu eksekutif. Saya memilih mereka yang bisa membantu saya, sedangkan yang lain saya harapkan jangan merasa diabaikan. Kan tidak mungkin harus pergi semua. Daerah inikan mempunyai keterbatasan. Tidak ada istilah pilih-pilih itu sama saja saya bukan suka atau tidak suka. Kebetulan orang orang yang saya butuhkan itu adalah mereka yang saya ajak. Mereka sangat paham dengan persoalan optimalisasi PAD, diantara mereka ada yang sangat paham dan pengalaman dengan persoalan kelistrikan yang menjadi objek optimalisasi pendapatan kita. Intinya bukan pilih-pilih, ” kata Wabup Suharto, Selasa (15/7/2025).
Hingga berita ini naik ke dapur redaksi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Poso, Sesi KD Mapeda, S.H, M.H., belum merespon pertanyaan media ini melalui sambungan whatsapp terkait keluhan sejumlah aleg sehubungan dengan kunjungan tersebut. (deddy/teraskabar)






