Morowali, Teraskabar.id – Kuota Haji Morowali bertambah menjadi pembahasan utama dalam acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Morowali tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyampaikan langsung kabar tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah jemaah terjadi karena bertambahnya kuota yang diterima daerah.
Selain itu, Iksan menilai peningkatan ini menunjukkan perkembangan positif di Morowali. Ia menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan resmi di Kantor Bupati Morowali, Selasa (5/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan data perbandingan jumlah jemaah dari tahun sebelumnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa jumlah jemaah haji meningkat dari 86 orang pada tahun 2025 menjadi 104 orang pada tahun 1447 Hijriah. Bahkan, total tersebut bisa mencapai 112 orang jika tambahan jemaah dari Bahodopi ikut diberangkatkan.
“Peningkatan jemaah haji dari tahun 2025 itu 86 orang, sekarang menjadi 104 orang dengan total 112 jika dapat tambahan dari Bahodopi,” ujar Iksan.
Kemudian, ia menekankan bahwa kuota Haji Morowali bertambah bukan sekadar angka administratif. Ia menilai peningkatan ini mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang semakin membaik dari waktu ke waktu. Dengan demikian, masyarakat memiliki kemampuan lebih untuk menunaikan ibadah haji.
Di sisi lain, ia melihat fenomena ini sebagai indikator kemajuan daerah. Ia menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi yang stabil turut mendorong peningkatan jumlah jemaah haji setiap tahunnya.
“Ini menandakan bahwa daerah ini mulai semakin maju, putaran ekonominya bertahap meningkat, karena selain umrahnya, jemaah hajinya juga menjadi patron kemajuan,” tambahnya.
Selanjutnya, Iksan berharap tren positif ini dapat terus berlanjut. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai dorongan dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus kesiapan spiritual.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti peningkatan fasilitas keberangkatan jemaah haji tahun ini. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah menggunakan maskapai Sriwijaya Air untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah.
Dengan demikian, jemaah dapat berangkat menggunakan pesawat berbadan besar menuju Palu tanpa harus memisahkan barang bawaan. Kondisi ini, menurutnya, memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kenyamanan selama perjalanan awal.
Kuota Haji Morowali Bertambah, Bupati Iksan Tekankan Kebersamaan Selama Ibadah
Selain membahas kuota Haji Morowali bertambah, Iksan juga menyampaikan pesan penting kepada para jemaah. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Menurutnya, setiap jemaah harus saling membantu dan tidak mengandalkan kekuatan individu semata. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan kekompakan serta solidaritas yang tinggi.
“Saya ingin berpesan jemaah harus berkolaborasi, di sana itu tidak ada tenaga yang kuat dan kecil, tidak ada menganggap saya bisa semua. Penting kebersamaan,” ucap Iksan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa para jemaah membawa nama daerah selama berada di Tanah Suci. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jemaah untuk menjaga sikap, perilaku, serta nama baik Morowali.
“Walaupun bukan keluarga, kita satu kampung apalagi kita menyebut nama Morowali. Jadi, baku jaga,” tegasnya.
Kemudian, ia mengingatkan bahwa rasa persaudaraan harus menjadi landasan utama selama menjalankan ibadah. Ia juga menilai bahwa solidaritas antarjemaah akan membantu kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji.
Di samping itu, ia meminta jemaah untuk menjaga etika selama berada di luar negeri. Ia menegaskan bahwa seluruh jemaah merupakan saudara sedaerah yang wajib saling membantu dalam kondisi apa pun.
Pada akhirnya, ia berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar. Ia juga mendoakan agar semua jemaah kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih predikat haji yang mabrur.
Sebagai penutup, ia meminta para jemaah untuk turut mendoakan kemajuan Morowali. Ia berharap daerah tersebut terus berkembang dan mendapatkan keberkahan di masa mendatang. (G).






