Sabtu, 2 Mei 2026

Lahan Alkhairaat di Walatana Sigi Siap Dijadikan Lokasi Riset Pangan Organik

Lahan Alkhairaat di Walatana Sigi Siap Dijadikan Lokasi Riset Pangan Organik
Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri dan Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi. Foto: Kiriman Hady

Sigi, Teraskabar.id – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sigi menetapkan Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, sebagai desa pangan organik. Penetapan tersebut diharapkan bisa memberi efek berganda bagi ekonomi desa desa sekitarnya, untuk secara bersama mengembangkan pertanian organik.

Terkait hal itu, Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri menyambut baik keinginan Pemda Sigi menjadikan Desa Walatana sebagai desa pangan organik dan Pengurus Besar Alkhairaat berkeinginan, lahan milik Alkhairaat yang ada di desa tersebut dapat dijadikan lokasi riset dan pengembangan pelatihan pangan organik.

Baca jugaWarga Walatana Sigi Diamankan Polisi karena Miliki 17 Paket Sabu

“Kita (Alkhairaat) punya lahan di Desa Walatana ini yang luasnya puluhan hektare dan lahan tersebut siap dijadikan lokasi riset dan pelatihan pangan organik, bila Pamda Sigi benar benar menjadikan Desa Walatana ini sebagai desa pangan organic,” kata Habib Alwi dalam acara panen raya di Desa Walatana yang digagas oleh PB Alkhairaat bersama PT. Vale.

Kesepahaman ini akan dibuat bila hal itu terwujud antara PB Alkhairaat melalui BUMA dan Pemda Sigi, yang tentunya ini semua untuk kemaslahatan ummat untuk didorong agar ekonominya lebih baik.

“Apa yang menjadi keinginan Pemda Sigi ini tidak terlepas atas usaha yang dilakukan kelompok tani Karang Taruna Desa Walatana sendiri, yang sudah menampilkan produk padi organik yang cukup menggembirakan,” ujar Habib Alwi.

Baca jugaKelompok Tani Organik Binaan PT Vale Ikut Ramaikan Gerakan Pangan Murah Serentak di Morowali

Sebelumnya, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengapresiasi hasil usaha yang dilakukan oleh petani milineal dari karang taruna Desa Walatana, yang sudah mengolah pertanian organik dan hasilnya cukup menggembirakan.

  Debat Putaran Kedua, Rizal-Samuel Pongi Paparkan Strategi Meningkatkan PAD Sigi

Olehnya kata Samuel, hal ini tidak boleh berhenti dan apalagi PT. Vale mengatakan misi mereka telah selesai.

“Yang biasanya bila suatu program yang diberikan ke masyarakat, bila program itu selesai maka tidak ada kelanjutan yang dilakukan lagi, dan kita inginkan Desa Walatana tidak begitu dan terus berlanjut,” kata Samuel.

Olehnya kata Wabub Sigi, dengan semangat masyarakat untuk mengembangkan pangan dan pertanian organik, apalagi didukung oleh Alkhairaat bersama PT. Vale maka Desa Walatana kita jadikan sebagai Desa Pangan Organik, yang akan menjadi contoh bagi desa desa sekitarnya dan juga desa desa yang ada di Kabupaten Sigi. (kiriman hady/teraskabar)