Apa Itu Musra

Musyawarah Rakyat atau Musra Indonesia merupakan wadah gerakan rakyat untuk menyuarakan pikiran dan aspirasi mereka mengenai kepemimpinan nasional paska Joko Widodo. Dalam hal ini, semua hal yang baik yang dihasilkan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi dapat dilanjutkan, dan semua kekurangannya dapat ditinggalkan.
“Penyelenggaraan Musra Indonesia didasarkan pada suatu pemikiran bahwa standar kepemimpinan nasional ke depan sudah semestinya tidak berada di bawah model kepemimpinan Jokowi,” kata Piriyadi selaku Dewan Pengarah Musra Nasional, Sabtu (4/3/2023).
Sehingga menurutnya, Musra juga sebagai wadah aspirasi masyarakat untuk memunculkan calon pemimpin nasional dari tataran akar rumput dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Semuanya diberi ruang untuk menyampaikan aspirasinya dengan memilih sosok calon pemimpin masa depan bangsa sesuai dengan apa yang ada di benaknya selama ini.
Baca juga : Relawan JokPro Ngotot Dorong Jokowi Tiga Periode, Begini Pernyataan Politisi Gerindra dan PKS
Musra dianggap memiliki nilai lebih bagaimana menyediakan ruang bagi warga, tanpa tersekat-sekat oleh ruang-ruang partai politik, kepentingan politik kelompok, dan lainnya.
Musra dapat diperlakukan sebagai wahana suara kritis warga dalam menyusun kerangka kriteria kepemimpinan yang diharapkan warga. Musra merupakan ruang terbuka yang demokratis bagi warga mengekspresikan pandangan-pandangan mereka mengenai sosok kepemimpinan nasional yang diidamkan, tanpa harus dijejali nama-nama laiknya survei-survei yang terus berlangsung.
Dalam Musyawarah Rakyat, dalil utama demokrasi, yakni suara kritis warga, merupakan tempat yang paling sahih untuk menguji kepemimpinan seperti apa yang paling diinginkan rakyat. Bukan sekadar sosok yang disodorkan oleh partai politik, atau ditawarkan peralatan survei.







