Selasa, 11 Agustus 2026
Home, News  

Operasi Keselamatan Tinombala 2024, Laka Lantas di Sulteng Turun 16 Persen

Operasi Keselamatan Tinombala 2024, Laka Lantas di Sulteng Turun 16 Persen
Operasi Keselamatan Tinombala 2024, berlangsung 14-17 Maret 2024. Foto: Humas Polda Sulteng

Palu, Teraskabar.id – Operasi Keselamatan Tinombala 2024 yang digelar di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah selama 14 hari, secara resmi berakhir Minggu 17 Maret 2024 pukul 24.00 Wita.

Kegiatan yang mengedepankan edukatif dan persuasif oleh Satgas Operasi Keselamatan Tinombala berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 16 persen

“Operasi Keselamatan Tinombala 2024 secara resmi, Minggu 17 Maret 2024 Pukul 24.00 wita dinyatakan berakhir,” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono di Palu, Senin (18/3/2024).

Baca jugaOperasi Keselamatan Tinombala 2023, Terjadi 4 Lakalantas di Hari Kedua

Operasi harkamtibmas bidang lalu lintas itu, setidaknya telah mencatat 32 kasus kecelakaan lalu lintas dan bila dibandingkan dengan operasi keselamatan Tinombala 2023 mengalami penurunan 16 persen.

Djoko juga menyebut, 32 kasus kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia 8 jiwa, luka berat 29, luka ringan 41 dan kerugian materiil Rp 126,4 Juta.

Berbeda dengan angka kecelakaan lalu lintas dalam operasi yang mengalami penurunan, pelanggaran lalu lintas Operasi Keselamatan Tinombala 2024 mengalami peningkatan 36 Persen.

Baca juga: Operasi Keselamatan Tinombala Berakhir, Tercatat Lakalantas Naik 43 Persen

“Posko Operasi Keselamatan Tinombala  mencatat jumlah pelanggaran sebanyak 25.773 bila dibandingkan di waktu yang sama dalam Operasi Keselamatan 2023 mencatat 18.924 pelanggaran atau naik 36 persen,” terang kabidhumas.

Djoko juga menerangkan, dari Jumlah 25.773 pelanggaran, Kepolisian memberikan teguran kepada 20.958 pelanggar, pelanggar terekam Etle statis 3.014 pelanggar, Etle mobile 851 pelanggar dan diberikan e-tilang 950 pelanggar.

Baca juga507 Pelanggar Terekam Kamera ETLE di Palu, Hari Kelima Operasi Keselamatan Tonombala 2023

Selama Operasi Kepolisian juga telah menindak pelanggaran lalu lintas pemakaian knalpot tidak sesuai spektek atau knalpot bogar sebanyak 66 kendaraan roda dua.

  Pengangguran Terbuka di Sulteng Turun di 2023, Cudy: Harus Ditekan Bertahap

“Dengan berakhirnya Operasi Keselamatan Tinombala 2024, diharapkan kepada masyarakat untuk dapat memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas sehingga dapat turut menekan angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Sulawesi Tengah,” pungkasnya. (teraskabar)