Jumat, 23 Januari 2026
Home, News  

Pemkot Palu Membuka Ruang Beri Masukan Pembangunan Elevated Road

Pemkot Palu Membuka Ruang Beri Masukan Pembangunan Elevated Road
Wawali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P, saat membuka secara resmi Seminar Akhir Studi Kelayakan Elevated Road untuk Pengembangan UMKM Berbasis Wisata, Kamis (4/12/2025). Foto: Biro Adpim

Palu, Teraskabar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu membuka ruang  untuk memberi masukan dan mengkritisi terhadap elevated road untuk Pengembangan UMKM Berbasis Wisata melalui Seminar Akhir Studi Kelayakan.

“Seminar akhir ini menjadi ruang formal terakhir bagi kita semua untuk memberikan masukan, memperkaya rekomendasi, dan memastikan bahwa setiap rencana pembangunan berpijak pada prinsip partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan,” kata Wakil Wali (Wawali) Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P, saat membuka secara resmi Seminar Akhir Studi Kelayakan Elevated Road untuk Pengembangan UMKM Berbasis Wisata, Kamis (4/12/2025).

Wawali Imelda menilai bahwa seminar akhir studi kelayakan ini merupakan ikhtiar strategis untuk menggabungkan fungsi elevated road sebagai infrastruktur transportasi lingkar dalam yang tangguh bencana, sekaligus sebagai koridor wisata dan ruang tumbuh kembang ekosistem UMKM lokal.

Menurutnya, konsep ini merupakan gambaran nyata dari visi Kota Palu sebagai kota yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus membuka peluang inovatif yang memadukan aksesibilitas, estetika kota, ketangguhan bencana, dan ekonomi kreatif masyarakat.

Sebagai representasi pemerintah daerah, wakil wali kota berharap seminar ini dapat menghadirkan gambaran komprehensif mengenai kelayakan teknis, ekonomi, sosial, mitigasi bencana, hingga aspek lingkungan terhadap rencana pengembangan elevated road sebagai episentrum baru UMKM berbasis wisata di Kota Palu.

Wawali Imelda juga mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi secara terbuka, kritis, dan konstruktif demi menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Palu.

Wakil wali kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras menyusun kajian tersebut.

“Semoga hasilnya dapat menjadi pijakan nyata dalam meningkatkan kualitas fungsional infrastruktur, mengembangkan wisata Kota Palu, serta memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” ungkap wakil wali kota.

  OJK Telah Mencabut Izin Usaha  Asuransi PT Asuransi Jiwasraya

Menutup sambutannya, Imelda mengajak semua pihak untuk mewujudkan ikhtiar besar ini bersama-sama, dengan optimisme bahwa perencanaan yang matang akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi wilayah dan peningkatan daya saing Kota Palu di masa mendatang.

Kegiatan seminar akhir ini diinisiasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Palu sebagai bagian dari upaya memperkuat perencanaan pembangunan strategis di Kota Palu, berlangsung di Ballroom Hotel Best Western Coco Palu dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pemangku kepentingan terkait. (red/teraskabar)