Selasa, 13 Januari 2026
Ekbis  

Pertumbuhan PDRB Sulteng Anjlok Dua Tahun Terakhir

Pertumbuhan PDRB Sulteng Alami Tren Penurunan Kurun Dua Tahun Terakhir
Ketua Tim Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Sulteng, Rukhaedi, S.Si, M.S.E saat mendampingi Kepala BPS Sulteng pada rilis BPS, Senin (7/8/2023).  Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.idPertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto(PDRB) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kurun dua tahun terakhir, mengalami tren penurunan.

Berdasarkan laporan BPS Provinsi Sulteng, PDRB Sulteng pada Triwulan III-2022 merupakan capaian tertinggi kurun 2021 hingga 2023. PDRB Sulteng Tw III-2022 secara (Y-on-Y) mencapai 19,12 persen.

Pertumbuhan PDRB di Tw-IV-2022 mengalami perlambatan sekitar 0,16 persen secara year on year sehingga angka pertumbuhannya tercatat 18,96 persen. Padahal, di Tw II-2022, pertumbuhan PDRB melonjak signifikan secara year on year (Y on Y) dari 11,17 persen menjadi 19,12 persen di TW III-2022.

Baca jugaKelautan dan Perikanan Diharap Mampu Berkontribusi Dominan terhadap PDRB

Setelah itu, mengalami penurunan secara konsisten terhitung mulai 18,96 persen di TW IV-2022, turun drastis di Tw I-2023. “Lantas kembali melambat di TW II-2023 sebesar 11,86 persen,” kata Ketua Tim Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Sulteng, Rukhaedi, S.Si, M.S.E saat mendampingi Kepala BPS Sulteng pada rilis BPS, Senin (7/8/2023).

Baca jugaKepergok Bawa Sabu, Pria Dampal Selatan Ini Diringkus di Pusat Kota Tolitoli

Rukhaedi menambahkan, struktur PDRB Sulawesi Tengah menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku untuk triwulan II-2023 terus mengalami pergeseran. Pertumbuhan PDRB menurut lapangan usaha (Y-on-y) pada Tw II-2023 didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 25,64 persen; diikuti oleh jasa lainnya sebesar 9,18 persen; dan penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 8,44 persen.

Baca juga: Triwulan II-2023, Ekonomi Sulteng Tumbuh Dua Digit

“Peranan ketiga lapangan usaha tersebut dalam pertumbuhan PDRB Sulawesi Tengah mencapai 43,26 persen,” ujarnya.

  Masuk Kategori Tinggi, IPM Sulteng 2024 Capai 72,24

Adapun sumber pertumbuhan PDRB menurut lapangan usaha (Y-on-y) masih didominasi oleh Industri Pengolahan sebesar 8,35 persen, diikuti Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,25 persen, serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,50 persen. (teraskabar)