Jumat, 28 Agustus 2026

Satu Korban Terseret Arus Sungai Kalimborang Maros Ditemukan, Satu Lagi Masih Pencarian

Satu Korban Terseret Arus Sungai Kalimborang Maros Ditemukan, Satu Lagi Masih Pencarian
Proses evakuasi seorang korban yang terseret arus Sungai Kalimborang Maros, Senin (30/3/2026). Foto: Basarnas Makassar

Maros, Teraskabar.id – Satu korban terseret arus Sungai Kalimborang Maros berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan. Korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada Senin (30/3/2026) pukul 12.00 Wita, dalam kondisi meninggal dunia.

Saat ini, korban sedang dalam proses evakuasi dari aliran sungai menuju permukiman warga untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Arif Anwar, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa upaya pencarian akan terus dimaksimalkan terhadap korban terseret air bah saat berenang di Sungai Kalimborang, Dusun Bahagia, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada Ahad (29/3/2026) siang.

“Laporan tentang perkembangan oprasi SAR hingga pukul 16.00 di mana pada pukul 12.00 Wita, korban atas nama Muhammad Fajrin umur 20 tahun jenis kelamin laki-laki ditemukan dalam keadaan meninggal dunia kurang kebih 4 km dari lokasi kejadian dan pada pukul 14.00 dievakuasi ke puskesma tompobulu Kabupaten Maros,” kata Arif Anwar, Senin (30/3/2026).

Penyisiran terhadap Satu Korban Terseret Arus Sungai

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan akan terus melanjutkan upaya pencarian terhadap satu korban lainnya dengan melakukan penyisiran secara intensif di sepanjang aliran Sungai Kalimborang, khususnya pada area hilir yang berpotensi menjadi titik terbawanya korban.

“Untuk kerban ke-2 masih dalam pencarian mudah-mudahan sore ini bisa kami temukan semuanya,” lanjut arif

Upaya pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI/Polri, serta masyarakat setempat. Namun, derasnya arus sungai dan kondisi medan yang cukup ekstrem menjadi tantangan dalam pelaksanaan operasi.

Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu terjadinya air bah secara tiba-tiba.

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar secara resmi menggelar Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia di Sungai Kalimborang, Dusun Bahagia, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dua orang wisatawan dilaporkan hilang terseret arus sungai setelah datangnya air bah secara mendadak pada Ahad (29/3/2026) siang.

  Sulteng Tahura Trail Run 2025, Wagub Sulteng Harap Bisa Menjadi Agenda Rutin

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Berdasarkan laporan yang diterima, ke dua korban yang diidentifikasi bernama Fajrin dan Ica yang beralamat di BTP Blok Ab sedang berenang di area Sungai Kalimborang. Secara tiba-tiba, debit air meningkat drastis akibat air bah dari hulu yang langsung menyeret kedua korban sebelum sempat menyelamatkan diri ke tepian.

Saksi mata di lokasi, Muh. Yusuf, segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Pemerintah Desa Bonto Manurung. Dalam keterangannya, Yusup menyebutkan bahwa kedua korban bukan merupakan bagian dari rombongan wisata mereka, sehingga identitas lengkap asal domisili korban saat ini masih dalam proses pendataan intensif oleh pihak Polsek Tompobulu. (red)