Selasa, 16 Juni 2026
Home, News  

Skema Efisiensi Listrik Berbasis PLTS, Gubernur Sulteng Tertarik Ujicobakan di Salah Satu OPD

Skema Efisiensi Listrik Berbasis PLTS, Gubernur Sulteng Tertarik Ujicobakan di Salah Satu OPD
PT BUMA Renewable Energy, Arya Pradipta, audiensi ke Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid dan diterima di Kantor Dinas ESDM Sulteng, Senin (28/7/2025). Foto:

Palu, Teraskabar.id– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Anwar Hafid sangat tertarik skema efisiensi energi berbasis teknologi solar panel, penggantian lampu LED, sensor otomatis, serta sistem monitoring penggunaan energi yang cerdas seperti yang ditawarkan PT BUMA Renewable Energy.

Tawaran tersebut disampaikan Direktur PT BUMA Renewable Energy, Arya Pradipta, saat audiensi ke Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid dan diterima di Kantor Dinas ESDM Sulteng, Senin (28/7/2025). Dalam audiensi tersebut, pihak PT BUMA Renewable Energy memberi gambaran mengenai pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan potensi penghematan energi listrik di lingkungan pemerintahan daerah. 

“Kami sudah menerapkan model ini di sejumlah kantor dengan hasil penghematan yang singnifikan, tanpa mengurangi kenyamanan, hanya melalui teknologi hemat energi dan kontrol pemakaian,” kata  Arya.

Lebih jauh, Arya menjelaskan bahwa investasi awal sistem akan ditanggung oleh pihak investor mitra mereka, sementara pemerintah tidak perlu mengeluarkan dana di depan. Skema pembayarannya berbasis bagi hasil dari penghematan yang didapat.

“Misalnya efisiensi 50 persen, maka setengah dari penghematan itu bisa dibagi antara investor dan pemerintah daerah. Ini tidak membebani APBD, bahkan bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikelola melalui BUMD,” tambahnya.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan dukungannya terkait poin poin yang dipaparkan PT BUMA Renewable. Ia bahkan mendorong agar sistem ini segera diujicobakan di satu atau dua kantor OPD terlebih dahulu, sebelum diterapkan secara lebih luas. 

Kalau hasilnya benar seperti yang dipaparkan, saya akan minta seluruh OPD pakai. Kita sudah terlalu lama boros listrik. Ini bukan soal penghematan semata, tapi tanggung jawab kita dalam menjaga lingkungan,” tegas Anwar Hafid.

Menurut Gubernur, efisiensi energi dapat menjadi solusi strategis untuk menekan biaya operasional birokrasi dan mengalihkannya ke sektor yang lebih berdampak sosial.

  Reuni Akbar dan Expo IKASMADA, Gubernur : Alumni Bagian dari Pemprov Sulteng

“Kalau kita bisa hemat ratusan juta dari listrik tiap tahun, dana itu bisa kita alihkan untuk beasiswa, kesehatan, atau membantu desa-desa. Ini bukan lagi pilihan, ini keharusan,” ungkapnya.

Gubernur juga membuka opsi agar pengelolaan kerja sama ini dapat dilakukan oleh BUMD, sehingga hasilnya bukan hanya efisien, tapi juga memberikan dampak ekonomi langsung ke daerah.

Untuk langkah awal, pihak PT BUMA Renewable Energy akan melakukan survei teknis bersama Dinas ESDM terhadap sejumlah bangunan kantor OPD di Pemprov Sulteng, guna mengidentifikasi potensi efisiensi energi yang bisa segera diterapkan. (red/teraskabar)