Senin, 4 Mei 2026
Ekbis  

Tingkatkan Kompetensi Pemuda di Blok Pomalaa, PT Vale Komitmen Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Tingkatkan Kompetensi Pemuda di Blok Pomalaa, PT Vale Komitmen Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Peserta terbaik akademik di jurusan listrik, Sudirman Kahar menerima sertifikat dari Direktur  People and Culture PT Vale Gustaf Ganna Songgo pada pelatihan peningkatan kompetensi yang dilaksanakan bagi tenaga kerja lokal di Blok Pomalaa. Foto: Humas Media PT vale

Alumni Pelatihan Diharap Jadi Prioritas PT Vale

Tingkatkan Kompetensi Pemuda di Blok Pomalaa, PT Vale Komitmen Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Direktur  People and Culture PT Vale Gustaf Ganna Songgo menyampaikan sambutannya pada pelatihan tenaga kerja lokal di Blok Pomalaa, Kolaka, Sultra. Foto: Humas PT Vale

Pada kesempatan  itu, Andi Pangoriseng  menyampaikan  harapannya supaya para alumni pelatihan  ini bisa  menjadi  prioritas buat PT Vale dalam perekrutan tenaga  kerja  di blok  Pomalaa.

“Tujuan kita apabila bisa  semua diterima  kerja  di PT Vale, karena  dari informasinya  proyek  di Pomalaa ini bakal menyerap  10 ribu tenaga  kerja , sementara  ini yang baru  terserap sepersekian persennya dari kebutuhan tersebut, ketimbang  kita melepas mereka-mereka yang sudah  mengikuti pelatihan  ini, mending  kita  rekrut seluruhnya  saja,” ujar  Pangoriseng yang diamini oleh para peserta  yang hadir  dalam kegiatan  penutupan tersebut.

Baca jugaProgram PPM-PKPM PT Vale Dukung Peningkatan Ekonomi Luwu Timur

Pada kegiatan  penutupan tersebut juga  4 peserta  terbaik  akademi  dan  terbaik kedisiplinan memperoleh  penghargaan  dari tenaga  pengajar  dari Akademi  Teknik  Sorowako (ATS) yang diwakili oleh Serama. Semua  peserta  juga  menerima  sertifikat  dari kegiatan  tersebut  baik dari PT Vale, BLKK, ATS maupun  sertifikat  kompetensi bagi  mereka yang lulus .

Kepala UPTD BLKK Nyoman Warta  menyatakan , dari 46 peserta  kegiatan  tersebut  seluruhnya  memahami kompetensinya, akan tetapi  dalam pelaksanaan  uji  kompetensi, akumulasinya tidak mencapai  100 persen.

“Sebelumnya saya  sangat  mengapresiasi para peserta  yang dari awal  hingga  akhir kegiatan  sangat  semangat , dari hasil pelatihan  ini secara  teknis hampir  100 persen semua  peserta  memahami serta mampu  melaksanakan  keterampilannya sesuai  dengan kompetensi yang dimiliki , namun dalam dalam uji  kompetensi  yang lolos cuma 80 hingga 90 persen,” jelas Nyoman.

Baca jugaPT Vale Groundbreaking di Morowali, Menko Airlangga : Ini Proyek Strategis Nasional

Kendati  begitu, kepada  para peserta  yang belum lolos supaya tidak berkecil hati , karena  mereka tetap  diberikan  sertifikat  dan  juga  diberikan  kesempatan  untuk  mengikuti  uji  kompetensi di lain waktu.

  Gelar Halal bi halal, PT Vale IGP Morowali Libatkan 13 Desa Pemberdayaan

“Bukan berarti yang tidak lolos tidak mampu  secara  skill, ke depan masih  dapat  diikutkan lagi dalam kompetensi berikutnya  serta tetap  memperoleh  sertifikat .  Janganlah  berkecil hati, tetap  semangat ,” imbuhnya.

“Saya  terkesima dengan adanya  pengumuman  kategori  akademik terbaik dan  kedisiplinan  terbaik tadi , dalam dunia  industri , hal  seperti  itu kami  menyebutnya  behaviors drive performance (perilaku  itu mendorong  kinerja). Terimaka sih pada para pemateri sudah memasukan komponen  ini dalam pelatihan , walau terbatas  waktunya, namun berguna apabila  yang namanya perilaku  itu sangat  menentukan  kinerja ,  sangat  menentukan  dalam berproses  serta menghasilkan  outcome,” tambahnya.

Modal Memasuki Dunia Kerja

Sementara  Direktur  People and Culture PT Vale Gustaf Ganna Songgo mengapresiasi para peserta  yang dengan tekad  yang kuat  serta kemauan  berlatih sungguh-sungguh, alhasil sanggup menuntaskan pelatihan  yang nantinya  bakal sebagai modal memasuki  dunia  kerja  sesungguhnya .

“Adik-adik sungguh luar biasa, hari ini sudah menyelesaikan  satu tahap penting  yang merupakan  langkah  awal  memasuki  dunia  kerja , serta apa yang didapat dari pelatihan  ini bisa  sebagai modal kuat  buat masa  depan adik-adik, PT Vale dan  pemerintah  setempat hanya  memfasilitasi  guna  menjadi  individu  yang siap  kerja  dan  para akhirnya  adik-adikku yang menentukan  masa  depan sendiri, ” ujarnya.

Selain  itu Gustaf juga  memuji  para instruktur serta pemateri dalam pelatihan  itu yang sudah menanamkan  ketekunan  serta kedisiplinan  mengikuti  pelatihan.