Palu, Teraskabar.id – Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas KAHMI) yang dilaksanakan di Kota Palu pada 24-28 November 2022, mampu mendorong kenaikan signifikan tingkat hunian kamar hotel berbintang.
BPS Provinsi Sulteng dalam rilis yang disampaikan pada awal Januari 2023 menyebutkan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Palu mencapai 63,69 persen selama periode bulan November 2022. Sedangkan di bulan Oktober 2022, tingkat hunian kamar hotel berbintang mencapai 53,79 persen atau terjadi peningkatan 9,90 persen.
Kepala BPS Sulteng Drs. Simon Sapary, M.Sc, mengatakan iven Munas KAHMI yang dihadiri ribuan anggota KAHMI se-Indonesia mampu mendongkrak persentase kenaikan tingkat penghunian kamar hotel di Kota Palu.
Baca juga : Munas XI KAHMI di Palu Dibuka Presiden, Pemprov Sulteng Kucurkan Rp14 Miliar
“Kita lihat bersama pada bulan November lalu ada banyak tamu tamu di Kota Palu. Kalau tidak salah kemarin ada iven KAHMI yang mana banyak saudara-saudara kita orang-orang pintar datang ke kota Palu,” kata Simon pada rilis berita resmi statistik yang dilaksanakan BPS Sulteng, Senin (2/1/2023).
Di Kota Luwuk Banggai lanjutnya, juga ada sejumlah iven yang mampu mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara dan ikut mendongkrak tingkat hunian hotel berbintang di kota Luwuk. Sehingga, secara umum terjadi kenaikan tingkat hunian hotel yang cukup signifikan di Provinsi Sulteng, imbas dari persentase kenaikan di dua daerah tersebut .
Baca juga : Setelah Inflasi, Kini Palu Alami Deflasi Tertinggi Kedua
Ia berharap, kedepan masih ada iven iven besar yang bisa kembali mendongkrak TPK hotel di daerah ini.
Harapan itu berdasarkan capaian tingkat hunian hotel yang mampu melampaui capaian tiga tahun terakhir ini. Hal itu tergambar dari tingkat hunian kamar hotel berbintang secara year on year (November 2021 terhadap November 2022) naik sebesar 5,04 persen, yaitu dari 58,65 persen menjadi 63,69 persen.






