Selasa, 5 Mei 2026

Korban Kedua Air Bah di Sungai Kalimborang Maros Ditemukan di Hari Ketiga Operasi SAR

Korban Kedua Air Bah di Sungai Kalimborang Maros Ditemukan di Hari Ketiga Operasi SAR
Proses evakuasi korban kedua air bah di Sungai Kalimborang Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (31/3/2026). Foto: Basarnas Makassar

Maros, Teraskabar.id – Korban kedua air bah di Sungai Kalimborang Maros akhirnya ditemukan pada operasi pencarian hari ketiga, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 12.20 Wita. Korban bernama Ica (20) ditemukan pada jarak sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian awal terseret air bah dan korban saat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan pada pukul 13.00 Wita menuju puskesmas setempat.

Sehari sebelumnya, korban Muhammad Fajrin (20), laki-laki, ditemukan lebih dulu pada hari kedua pencarian sekitar pukul 12.00 Wita, berjarak kurang lebih 4 kilometer dari titik awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi pada pukul 14.00 Wita ke Puskesmas Tompobulu, Kabupaten Maros.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Arif Anwar, S.Sos., M.M., menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut sekaligus mengapresiasi kerja keras tim di lapangan.

“Kami telah mengerahkan seluruh kemampuan dalam operasi ini bersama unsur terkait. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, semoga diberi ketabahan,” ujar Arif, Selasa (31/3/2026).

Korban Kedua Air Bah Ditemukan, Kondisi Medan Jadi Kendala

Operasi SAR ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri hingga masyarakat sekitar. Kondisi arus sungai yang deras serta medan yang cukup sulit menjadi kendala selama proses pencarian.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu yang dapat memicu terjadinya air bah secara tiba-tiba.

Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR yang berlangsung sejak Ahad (29/3/2026) pasca-insiden air bah di Sungai Kalimborang, Dusun Bahagia, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros,  yang menyeret sepasang kekasih, Fajrin – Ica,  secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

  2 Jenazah Korban Longsor Tirtanagaya Dievakuasi dalam Sehari, Tersisa 2 Korban Belum Ditemukan

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar secara resmi menggelar Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia di Sungai Kalimborang, Dusun Bahagia, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dua orang wisatawan dilaporkan hilang terseret arus sungai setelah datangnya air bah secara mendadak pada Ahad (29/3/2026) siang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Berdasarkan laporan yang diterima, ke dua korban yang diidentifikasi bernama Fajrin dan Ica yang beralamat di BTP Blok Ab sedang berenang di area Sungai Kalimborang. Secara tiba-tiba, debit air meningkat drastis akibat air bah dari hulu yang langsung menyeret kedua korban sebelum sempat menyelamatkan diri ke tepian.

Saksi mata di lokasi, Muh. Yusuf, segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Pemerintah Desa Bonto Manurung. Dalam keterangannya, Yusup menyebutkan bahwa kedua korban bukan merupakan bagian dari rombongan wisata mereka, sehingga identitas lengkap asal domisili korban saat ini masih dalam proses pendataan intensif oleh pihak Polsek Tompobulu. (red)