Parigi Moutong, Teraskabar.id – Suasana Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong (Parimo) mendadak meriah dan penuh optimisme pada Jumat malam (10/04/2026). Kabupaten Parimo panggung perdana Duta Promosi Investasi Sulteng 2026 dan mencatatkan sejarah baru di momen perayaan hari jadi ke-24.
Sebagai daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan, Kabupaten Parigi Moutong sukses menggelar hajatan bergengsi “Malam Ramah Tamah sekaligus Grand Final Duta Promosi Investasi Sulawesi Tengah 2026.”
Ajang perdana yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulteng ini menobatkan Moh. Abid T. Akase (Toli-Toli) dan Zaskia Felisha (Morowali) sebagai Juara 1 kategori Putri dan Putra.
Selanjutnya, Juara 2 Reinald Marlon (Banggai Kepulauan) dan Alunaya Nada (Kota Palu)
Sedangkan Juara 3 Putra dan Putri atasnama Hendrik M (Banggai) dan Nur Fitra (Kota Palu)
Juara Favorit Putra dan Putri diraih Ahmad Gilang dan Viona Azzahra masing-masing dari Kabupaten Banggai Laut.
Delegasi terbaik putra dan putri diraih Fahrezia Arthur Ridho (Parigi Moutong) dan Kanaya Desandra (Kota Palu)
Acara ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan deklarasi kesiapan daerah dalam menyongsong era hiirisasi industri berbasis desa sebagai simbol kebangkitan ekonomi Sulawesi Tengah yang dimulai dari akar rumput.
Bupati Erwin Bangga, Parimo Panggung Perdana Duta Promosi
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memilih daerahnya sebagai tuan rumah perdana dan merupakan kehormatan sekaligus “kado istimewa” di usia perak Kabupaten Parigi Moutong.
“Ini adalah kado istimewa bagi kami di HUT ke-24. Tema kita, ‘Dari Desa Membangun Daerah Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan’, sangat selaras dengan misi mencetak duta-duta investasi ini,” ujar H. Erwin Burase dengan penuh semangat.
Bupati Erwin menegaskan bahwa Parigi Moutong kini tak lagi hanya ingin menjual bahan mentah. Visi besarnya adalah hilirisasi: mengubah kakao menjadi cokelat premium, kelapa menjadi produk kosmetik, serta padi dan jagung menjadi industri pakan ternak. “Nilai tambah harus dinikmati oleh petani dan nelayan kita sendiri,” tambahnya.
Kepala DPMPTSP Sulawesi Tengah, Moh. Rifani Pakamundi, memberikan data yang membanggakan. Saat ini, Sulawesi Tengah bertengger di peringkat ke-5 tujuan investasi nasional, bahkan menempati posisi pertama untuk sektor hilirisasi.
“Duta Promosi Investasi ini adalah pionir. Kami ingin anak-anak muda ini menjadi jembatan informasi yang membawa potensi durian, pariwisata, hingga komoditas unggulan Sulteng ke telinga investor global,” jelas Rifani.
Ia juga membocorkan bahwa ajang ini akan menjadi agenda tahunan yang digilir ke 13 kabupaten/kota di Sulteng dan Parimo panggung perdana duta promosi.
Sebanyak 34 finalis dari seluruh penjuru Sulawesi Tengah bersaing memperebutkan gelar prestisius ini. Para duta ini diharapkan tidak hanya piawai dalam berbicara, akan tetapi mampu menjadi “suara lantang” yang meyakinkan dunia bahwa Sulawesi Tengah adalah tanah harapan yang terus tumbuh.
Parimo Kirim 6 Perwakilan
Sebagai tuan rumah, Parigi Moutong mengirimkan 6 perwakilan terbaiknya yang fokus mempromosikan:
●. Komoditas Durian, menuju pasar ekspor mancanegara.
●. Sektor Pariwisata, destinasi bahari dan pegunungan yang eksotis.
●. Kemandirian Desa, menciptakan iklim investasi yang ramah lingkungan.
Tiga Komitmen Utama Transformasi
Dalam malam yang penuh berkah tersebut, Bupati Erwin Burase menekankan tiga poin penting untuk masa depan daerah:
Pertama, Hilirisasi Berbasis Desa membangun pabrik pengolahan di dekat sentra produksi. Kedua, kemitraan Strategis membuka pintu bagi investor dengan posisi tawar petani yang kuat, dan Ketiga, Investasi Hijau memastikan kemajuan industri tetap menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.
Malam itu ditutup dengan pesan kuat, Sulawesi Tengah bukan lagi sekadar penonton dalam arus ekonomi global, melainkan pemain utama yang siap tumbuh dari desa, mandiri dalam ekonomi, dan berkelanjutan secara lingkungan.
“Mari kita jadikan malam ini sebagai titik tolak baru. Dari desa-desa di Parigi Moutong, kita pancarkan sinyal investasi ke seluruh dunia. Selamat Ulang Tahun Kabupaten Parigi Moutong ke-24 Maju Terus Sulawesi Tengah,” tutup Bupati Erwin dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan meriah. (red)






