Morowali, Teraskabar.id – Rapat Anggota Tahunan atau RAT Koperasi Hipetanik Morowali digelar di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Witaponda, Kabupaten Morowali, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan pengurus dan anggota koperasi dalam satu forum strategis. Selain itu, forum ini memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja kelembagaan. Dengan demikian, RAT Koperasi Hipetanik Morowali menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan koperasi ke depan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Morowali, Zainuddin, S.Pd., M.Pd., memimpin langsung pembukaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa rapat anggota tahunan merupakan forum tertinggi dalam sistem koperasi. Oleh karena itu, forum ini tidak hanya menjadi ajang pertanggungjawaban pengurus, tetapi juga menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi. Selanjutnya, ia mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ini secara maksimal.
“RAT ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang strategis untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan langkah konkret demi kemajuan koperasi,” ujar Zainuddin.
Selain itu, Zainuddin memberikan apresiasi kepada Koperasi Hipetanik Terpadu Morowali yang terus menunjukkan perkembangan positif. Ia menilai pengurus mampu memperkuat kelembagaan secara konsisten. Bahkan, koperasi tersebut juga menghadirkan manfaat nyata bagi para anggota. Dengan demikian, RAT Koperasi Hipetanik Morowali mencerminkan praktik koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pemerintah daerah terus mendorong koperasi agar berinovasi. Zainuddin menekankan bahwa pengelolaan koperasi harus berjalan secara profesional. Oleh sebab itu, koperasi perlu memanfaatkan peluang usaha, terutama dalam mendukung sektor UMKM. Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perubahan ekonomi yang dinamis.
“Kami mendorong koperasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan profesionalisme, sehingga mampu bersaing dan memberikan manfaat lebih besar bagi anggota,” kata Zainuddin.
RAT Koperasi Hipetanik Morowali: Transparansi dan Partisipasi Anggota
Kemudian, ia menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola koperasi. Menurut dia, kedua aspek tersebut menjaga kepercayaan anggota secara berkelanjutan. Bahkan, tanpa transparansi, koperasi berisiko kehilangan legitimasi dari anggotanya. Oleh karena itu, pengurus harus menyampaikan laporan secara terbuka dan terukur.
“Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama, karena kepercayaan anggota merupakan fondasi utama keberlanjutan koperasi,” ujar dia.
Sementara itu, Zainuddin juga mengajak seluruh anggota untuk aktif berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada keterlibatan anggota. Dengan kata lain, partisipasi aktif akan memperkuat fondasi organisasi. Akibatnya, koperasi dapat berkembang lebih cepat dan stabil.
Harapan untuk Kemandirian Ekonomi
Lebih lanjut, forum ini juga membahas rencana kerja ke depan. Pengurus dan anggota merumuskan berbagai strategi untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Di samping itu, mereka juga menyusun langkah konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi lokal. Karena itu, RAT Koperasi Hipetanik Morowali menjadi sarana konsolidasi yang efektif.
Akhirnya, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong koperasi menjadi lebih mandiri dan berdaya saing. Pemerintah daerah optimistis koperasi dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. Dengan demikian, RAT Koperasi Hipetanik Morowali tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Morowali. (G)






