Morowali, Teraskabar.id – Pelepasan Kafilah MTQ Morowali berlangsung penuh semangat di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali, Rabu (3/6/2026). Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, SE, memimpin langsung prosesi pelepasan para peserta yang akan mewakili daerah pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah ke-31 di Kabupaten Sigi.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan. Perwakilan Polres Morowali yang diwakili Kabag Log AKP Basri Pakaya turut menghadiri acara tersebut.
Selain itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Morowali Dra. Hj. Marwiah, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Morowali H. Mauluddin, M.Fil.I, sejumlah pimpinan OPD, pelatih, ofisial, serta peserta kafilah juga mengikuti kegiatan hingga selesai.
Pelepasan Kafilah MTQ Morowali, Siap Tampil di Tingkat Provinsi
Pada kesempatan itu, Kepala Bagian Kesra Setda Morowali yang juga Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Morowali, Rifai Rone, menyampaikan laporan kesiapan peserta. Menurut dia, seluruh peserta telah menjalani tahapan pembinaan secara terstruktur sebelum mengikuti perlombaan.
Selama beberapa bulan terakhir, tim pelatih menggelar pembinaan intensif. Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan khusus sesuai cabang lomba masing-masing. Bahkan, panitia juga melaksanakan karantina guna mematangkan kemampuan peserta menjelang keberangkatan.
Rifai menjelaskan bahwa Morowali mengirimkan 25 peserta yang akan berlaga pada berbagai cabang perlombaan. Cabang tersebut meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzhil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, serta sejumlah cabang lainnya.
“Alhamdulillah, para peserta telah melalui proses pembinaan yang cukup panjang. Kami optimistis dapat bersaing dan memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Morowali. Tahun-tahun sebelumnya Morowali terus menunjukkan peningkatan prestasi dan kini mampu bersaing dengan daerah-daerah besar di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Selain peserta, rombongan juga melibatkan tujuh pelatih, tiga pendamping, lima ofisial, petugas kesehatan, serta pengurus kafilah lainnya. Rencananya, rombongan bertolak menuju Kabupaten Sigi pada 4 Juni 2026.
Setelah itu, panitia provinsi akan melaksanakan registrasi peserta pada 5 Juni, pelantikan dewan hakim pada 6 Juni, dan pembukaan MTQ pada 7 Juni 2026.
Wabup Iriane Tekankan Syiar Al-Qur’an dan Prestasi
Dalam sambutannya, Iriane Iliyas memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras mempersiapkan diri. Menurutnya, para peserta membawa tanggung jawab besar karena mereka mewakili Morowali dalam ajang bergengsi tingkat provinsi.
Lebih lanjut, Iriane menegaskan bahwa para peserta tidak hanya mengejar prestasi. Sebaliknya, mereka juga mengemban misi syiar Al-Qur’an dan menjaga nama baik daerah selama mengikuti perlombaan.
“Menjadi bagian dari kafilah MTQ bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi merupakan sebuah kehormatan dan amanah besar. Kalian adalah duta-duta terbaik Kabupaten Morowali yang membawa misi mulia, yaitu mengagungkan kalam Allah SWT,” ungkapnya.
Kemudian, ia mengingatkan seluruh peserta agar meluruskan niat selama mengikuti kompetisi. Menurut dia, MTQ harus menjadi sarana ibadah sekaligus bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
“Prestasi dan juara adalah bonus, namun yang utama adalah bagaimana kita mengagungkan Al-Qur’an serta menampilkan akhlakul karimah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MTQ,” pesannya.
Di samping itu, Iriane meminta seluruh peserta menjaga disiplin dan mematuhi arahan pelatih maupun ofisial. Dengan demikian, peserta dapat tampil maksimal selama kompetisi berlangsung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Morowali, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih, ofisial, dan pengurus LPTQ yang telah membimbing para peserta dengan penuh dedikasi. Kami semua akan terus mendoakan agar kafilah Morowali dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi membanggakan di MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Pelepasan Kafilah MTQ Morowali: Simbol Dimulainya Perjuangan
Prosesi Pelepasan Kafilah MTQ Morowali mencapai puncaknya saat Wakil Bupati Morowali mengucapkan basmalah dan menyerahkan bendera kafilah. Berikutnya, panitia mengibarkan bendera tersebut sebagai simbol dimulainya perjuangan peserta pada MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah ke-31.
Melalui Pelepasan Kafilah MTQ Morowali, pemerintah daerah berharap seluruh peserta menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menunjukkan akhlak terbaik selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Karena itu, Pelepasan Kafilah MTQ Morowali tidak hanya menjadi agenda seremonial. Sebaliknya, kegiatan tersebut menandai tekad Morowali untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat syiar Al-Qur’an di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. (G).






