Morowali, Teraskabar.id– Pemkab Morowali gelar operasi pasar LPG 3 kilogram bersubsidi di tiga kecamatan pada Kamis (11/6/2026), besok. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kelangkaan dan lonjakan harga LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Morowali dalam beberapa waktu terakhir.
Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah menggandeng Pertamina Patra Niaga Palu serta Agen Moiko Gas Morowali untuk memastikan masyarakat memperoleh LPG bersubsidi sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Surat pemberitahuan resmi yang diterbitkan Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali menyebutkan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai. Adapun lokasi pelaksanaan berada di Kantor Camat Bungku Tengah, Kantor Camat Bahodopi, dan Kantor Camat Bungku Pesisir.
Kebijakan itu sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram.
Pemkab Morowali Gelar Operasi Pasar di Bungku Tengah, Bahodopi dan Bungku Pesisir
Dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Morowali, Anwar Saimu, ST.,M.Sc., itu mengarahkan pelaksanaan operasi pasar kepada masyarakat yang berada di tiga kecamatan yang terdampak kelangkaan.
Selain itu, pemerintah daerah menetapkan mekanisme pembelian agar distribusi LPG bersubsidi berjalan tertib dan tepat sasaran. Karena itu, warga yang ingin membeli tabung LPG 3 kilogram wajib membawa fotokopi KTP serta tabung kosong yang akan ditukar.
Tidak hanya itu, masyarakat juga harus membawa uang tunai sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Untuk Kecamatan Bungku Tengah, pemerintah menetapkan harga LPG 3 kilogram sebesar Rp30.000 per tabung. Sementara itu, Kecamatan Bungku Pesisir dan Bahodopi menerapkan harga Rp32.000 per tabung.
Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh LPG bersubsidi sesuai HET tanpa harus membeli dengan harga yang jauh lebih tinggi di tingkat pengecer.
Langkah Atasi Kelangkaan LPG Pemkab Morowali Gelar Operasi Pasar
Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram. Kondisi tersebut kemudian memicu kenaikan harga di beberapa wilayah.
Oleh sebab itu, Pemkab Morowali gelar operasi pasar sebagai langkah cepat untuk menambah pasokan sekaligus menekan lonjakan harga di lapangan.
Di sisi lain, pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan energi rumah tangga dengan biaya yang lebih terjangkau.
Selanjutnya, distribusi LPG bersubsidi akan diawasi bersama oleh pemerintah daerah, Pertamina, dan agen penyalur agar tidak terjadi penyimpangan selama pelaksanaan operasi pasar.
Masyarakat Diminta Memanfaatkan Kesempatan
Pemerintah Kabupaten Morowali mengimbau masyarakat agar memanfaatkan operasi pasar secara bijak. Warga juga diminta membeli LPG sesuai kebutuhan sehingga pasokan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Lebih lanjut, pemerintah berharap kegiatan tersebut mampu mengembalikan ketersediaan LPG 3 kilogram di tingkat masyarakat. Dengan pasokan yang kembali normal, harga di pasar diharapkan ikut stabil dalam waktu dekat.
Karena itu, Pemkab Morowali gelar operasi pasar tidak hanya sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga sebagai langkah pengendalian distribusi LPG bersubsidi di daerah.
Pada akhirnya, Pemkab Morowali gelar operasi pasar untuk memastikan masyarakat Bungku Tengah, Bungku Pesisir, dan Bahodopi tetap mendapatkan akses terhadap LPG 3 kilogram dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah. (G).






