Sabtu, 15 Agustus 2026

Update Gempa NTT Magnitudo 7,7: 20 Meninggal, 6 Luka-Luka

Update Gempa NTT Magnitudo 7,7: 20 Meninggal, 6 Luka-Luka
Proses evakuasi korban yang tertimbun reruntuhan bangunan pascagempa NTT magnitudo 7,7. Foto: Basarnas Maumere

Teraskabar.id – Gempa bumi tektonik magnitude 7,7 mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 Wita. Gempa yang berpusat di Timur Laut Mbay-Nagekeo dengan kedalaman 30 Km tersebut, update gempa NTT hingga pukul 11.00 Wita yang diterima Commond Center Basarnas,  total korban tercatat 28 orang.

Berdasarkan data sementara dari Basarnas, gempa tektonik ini menewaskan 20 orang meninggal dan 6 luka-luka. Delapan korban tewas di antaranya berasal dari Kabupaten Manggarai Timur, tiga orang di Kabupaten Sikka, seorang dari Manggarai Barat, dan delapan orang dari Kabupaten Manggarai.

“Dan masih ada orang yang yang tertimbun reruntuhan bangunan,” kata Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin melalui siaran persnya, Sabtu (15/8/2026).

Selanjutnya, korban luka-luka berjumlah 6 orang. Dua orang masing-masing dari Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai Barat.

Noer Isrodin mengatakan, data korban tersebut masih terus diverifikasi oleh tim di lapangan. Pemerintah Provinsi NTT bersama TNI, Polri, Basarnas, BMKG, BPBD, serta pemerintah kabupaten di Flores terus melakukan pendataan terhadap korban dan kerusakan.

Ia menambahkan, Basarnas telah memberangkatkan KN Punta Dewa dari Maumere ke Pelabuhan Labuan untuk melaksanakan asesmen dan operasi perbantuan SAR di wilayah terdampak.

Kerahkan Helikopter

Untuk memperlancar proses evakuasi dan penyaluran bantuan, Basarnas telah mengerahkan satu unit helicopte. Pengerahan helicopter dari Unit Satuan Pencarian Udara dan Pertolongan yang bertolak dari Lanud ATS menuju lokasi terdampak.

Basarnas juga telah menyiapkan pemberangkatan Tim AJU menggunakan fasilitas TNI AU untuk melakukan evakuasi di lokasi terdampak. (red)

  Polisi Mencari Nelayan yang Dilaporkan Hilang di Perairan Podi Touna