Palu, Teraskabar.id – Kehadiran Ahmad Ali Center (AAC) Sulawesi Tengah (Sulteng) diharapkan dapat menjadi kawah candradimuka untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan di daerah. Para pemimpin yang lahir dari wadah ini nantinya diharapkan memiliki kesamaan visi dan jiwa perjuangan dengan Ahmad Ali.
Dalam pandangannya, Ahmad Ali menyebut nama tokoh seperti Hidayat Lamakarate sebagai figur potensial yang bisa memimpin Sulawesi Tengah (Sulteng) ke depan. Selain itu, ia juga menyebut Agus Lamakarate sebagai sosok yang membawa harapan baru demi kesejahteraan masyarakat Bumi Tadulako.
“Mudah-mudahan Agus bisa menyediakan kursi, kemudian kita bersama-sama mencari pemimpin yang baik bagi Sulawesi Tengah,” ujar Ahmad Ali saat menyampaikan orasi pada Deklarasi Relawan ACC Sulteng, Jumat (17/7/2026), di Ballroom Swiss Belt Hotel Palu. .
Figur Hidayat Lamakarate rencananya akan didorong untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng 2029 mendatang. Kendati demikian, langkah politik ini memiliki catatan khusus, yaitu berdasarkan hasil evaluasi terhadap kinerja pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng saat ini, Anwar Hafid–Reny Lamadjido.
Rencana mengusung Hidayat baru akan diwujudkan jika kepemimpinan Anwar–Reny di penghujung periode nanti dinilai mendapat rapor merah, terutama dalam merealisasikan janji-janji politik mereka selama masa kampanye. Ahmad Ali menegaskan bahwa jika janji politik tersebut berhasil diwujudkan dan masyarakat merasa terlayani dengan baik, maka tidak ada alasan untuk menciptakan tandingan bagi petahana.
Sebaliknya, jika duet kepemimpinan Anwar–Reny dirasa kurang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, Ahmad Ali memastikan akan memfasilitasi dan mengawal penuh langkah Hidayat Lamakarate menuju Pilgub Sulteng 2029.
Di akhir penyataannya, Ahmad Ali menegaskan bahwa sikap politik ini murni demi kepentingan daerah dan masyarakat Sulawesi Tengah. Ia membantah keras anggapan bahwa langkah tersebut didasari oleh dendam politik akibat kekalahannya pada Pilgub Sulteng 2024 lalu. (red)






