Minggu, 6 September 2026
Ekbis, Home  

Alat Pemantau Emisi Real-Time Digunakan IMIP untuk Pengawasan Lingkungan

Alat Pemantau Emisi Real-Time Digunakan IMIP untuk Pengawasan Lingkungan
Karyawan di salah satu tenant di kawasan industri IMIP mengamati alat pemantau emisi. Foto: Media Relation IMIP

Morowali, Teraskabar.idPT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sebagai pengelola kawasan secara proaktif mendorong seluruh tenant untuk meningkatkan standar pengawasan lingkungan melalui teknologi canggih. Alat pemantau emisi secara real-time kini digunakan di kawasan IMIP untuk menerapkan tata kelola industri yang unggul..

“Salah satunya dengan memasang instrumen Continuous Emission Monitoring Systems (CEMS). Setiap cerobong asap tenant terpasang alat pemantau emisi secara kontinu dan real-time. Sistem ini mengukur parameter penting seperti SO₂, NOx, CO, partikulat, dan Hg, serta terintegrasi langsung dengan server milik Kementerian Lingkungan Hidup (KLH),” kata Deputi Manager Environmental Department PT IMIP, Mardhika Lunaria Jenned, Jumat (27/03/2026).

Upaya penguatan pemantauan lingkungan secara real-time di kawasan industri IMIP ini untuk memperkuat sinergi strategis bersama pemerintah dalam mewujudkan kawasan manufaktur yang modern, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Komitmen ini menjadi bagian penting dari penyelarasan kebijakan nasional serta upaya jangka panjang perusahaan dalam menerapkan tata kelola industri yang unggul.

Alat Pemantau Emisi Real-Time dan SISPEK

IMIP juga telah memasang Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan (SISPEK) yang terhubung langsung dengan platform KLHK. “Sistem ini memantau kualitas serta debit air limbah secara otomatis dan akurat dari titik pembuangan,” sambung Mardhika.

Dalam aspek lain, secara berkala, IMIP rutin melaksanakan audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk memastikan lingkungan yang aman bagi seluruh karyawan. Hingga awal 2026 ini, sebanyak 37 tenant di kawasan IMIP telah menjalani audit eksternal sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012. Audit langsung oleh lembaga independen yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI. Fokusnya pada 12 elemen utama, termasuk kebijakan K3, perencanaan, implementasi, serta pelaporan perbaikan berkelanjutan.

  Kakanwil Kemenkumham Sulteng Safari Ramadan di Lapas Kelas III Parigi

IMIP Kerja Sama Vokasi dengan Perguruan Tinggi

IMIP tidak hanya fokus pada aspek lingkungan dan keselamatan, tetapi juga aktif mengembangkan talenta lokal melalui program peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang komprehensif. Salah satunya melalui pelatihan intensif penguasaan teknologi hilirisasi nikel, kerja sama vokasi dengan perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Politeknik ATI Makassar. “Ada program pengiriman karyawan untuk studi dan pelatihan ke Tiongkok, program magang bagi mahasiswa D3/D4/S1 (minimal semester 5) melalui skema Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kemendikbudristek serta magang mandiri,” kata Head of Media Department PT IMIP, Dedy Kurniawan.

Peserta magang mendapatkan fasilitas lengkap berupa uang saku setara Upah Minimum Kabupaten (UMK), perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta kesempatan berkarir sebagai karyawan tetap.
“Kami percaya bahwa tata kelola yang baik dan kepatuhan tinggi terhadap regulasi merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan industri berkelanjutan. IMIP senantiasa memerkuat sinergi dengan pemerintah. Ini bukan hanya soal pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan investasi jangka panjang untuk memastikan kawasan industri kami memberikan manfaat optimal bagi industri nasional, masyarakat, dan lingkungan sekitar,” tambah Dedy Kurniawan. (red)