Jumat, 19 Juni 2026

BAD Pemuda Muhammadiyah Das Barito 2026 Siap Digelar di Muara Teweh

BAD Pemuda Muhammadiyah Das Barito 2026 Siap Digelar di Muara Teweh

Barito Utara, Teraskabar.id – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Barito Utara (PDPM Barut) akan menggelar Baitul Arqam Dasar (BAD) Se-Barito Raya Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan kaderisasi anggota Pemuda Muhammadiyah. BAD Pemuda Muhammadiyah Das Barito 2026 yang mengusung tema “Membentuk Kader Militan, Intelektual dan Berkarakter Al-Ma’un” tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21-22 Juni 2026 di SMP IT Muhammadiyah, Muara Teweh, Barito Utara.

Ketua PDPM Barito Utara, Muhammad Farid Ansyori, mengatakan Baitul Arqam Dasar merupakan program kaderisasi untuk membentuk kader yang memiliki pemahaman dasar tentang Islam, Kemuhammadiyahan, dan kepemudaan.

“Kaderisasi ini dimaksudkan untuk membentuk kader yang beriman, berilmu, beramal, serta memiliki komitmen terhadap gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di tengah masyarakat,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Menurut Farid, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman, menanamkan ideologi dan jati diri Kemuhammadiyahan, serta membentuk karakter kader yang militan dan berakhlak mulia.

Ia menegaskan, Pemuda Muhammadiyah membutuhkan kader yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual dan kepedulian sosial.

“Kami tidak ingin melahirkan kader setengah-setengah. Yang dibutuhkan adalah kader yang kuat imannya, tajam pikirannya, dan hangat hatinya sehingga mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” katanya.

BAD Pemuda Muhammadiyah Das Barito Harus Jadi Awal Proses Kaderisasi Berkelanjutan

Farid menambahkan, Baitul Arqam Dasar harus menjadi awal dari proses kaderisasi yang berkelanjutan. Karena itu, seluruh pimpinan cabang di wilayah Barito Raya diharapkan rutin melaksanakan kaderisasi berjenjang guna menyiapkan regenerasi kepemimpinan organisasi.

“Baitul Arqam ini adalah titik awal, bukan akhir. Kaderisasi harus terus berjalan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di masa mendatang,” jelasnya.

  Nilai IKIP 2024 Meningkat, Sulteng Peringkat Empat Nasional

Selain memperkuat kapasitas kader, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun jaringan dan kolaborasi antardaerah di wilayah Barito Raya.

“Kami berharap kader yang terbentuk dapat menjadi jembatan kolaborasi antar daerah, sehingga program-program Pemuda Muhammadiyah dapat berjalan lebih sinergis dan berdampak luas bagi masyarakat,” pungkasnya.(ahaf)